Bit Ampuh Hilangkan ‘Karat’ Di Otak Sampai 90 Persen

Diposting pada
 Umbi sayur bit yg berwarna merah gelap Bit Ampuh Hilangkan 'Karat' di Otak Hingga 90 Persen
Umbi sayur bit yg berwarna merah gelap. Foto: pixabay.com

Bit memang belum sepopuler singkong maupun ubi, alasannya belum banyak petani yg membudidayakannya. Tetapi siapa sangka, jikalau sayuran yg berwarna merah gelap ini mempunyai segudang manfaat bagi kesehatan.

Sayuran yg tumbuh di dalam tanah ini, mengandung zat gizi yg sangat lengkap. Di dalamnya terkandung bermacam-macam mineral ibarat kalium, magnesium, karbohidrat, antioksidan dan juga vitamin penting.

Bahkan baru-baru ini peneliti menemukan, jikalau bit bisa menghilangkan plak otak yg bisa menjadikan penyakit serius, ibarat penyakit Alzheimer. Lantas apa kandungan yg menciptakan sayuran berwarna merah ini begitu penting?

Betanin, yg ialah senyawa yg memberi sayuran warna merah yg khas, ternyata sanggup memperlambat akumulasi plak protein, yg berafiliasi dgn kondisi di otak.

Penulis studi Dr Li-June Ming, dari University of South Florida, mengatakan: “Data kami menawarkan bahwa betanin, senyawa dalam ekstrak bit, berfungsi sebagai penghambat reaksi kimia tertentu di otak, yg terlibat dalam perkembangan Penyakit Alzheimer.

“Ini hanya langkah pertama, tetapi kami berharap temuan kami akan mendorong ilmuwan lain untuk mencari struktur yg ibarat dgn betanin. Yang sanggup dipakai untuk mensintesis obat yg sanggup menciptakan hidup sedikit lebih mudah, bagi mereka yg menderita penyakit ini,” tambahnya.

Penyakit Alzheimer sendiri menyerang sekitar 5,5 juta orang di Amerika Serikat dan 850.000 di Inggris. Kebanyakan penderita hidup hanya delapan hingga 10 tahun, sesudah diagnosis mereka.

Kasus demensia, dimana Alzheimer ialah bentuk gangguan yg paling umum, diperkirakan akan meningkat secara global pada tahun 2050.

Dan senyawa dalam bit bisa mencegah lipatan protein yg salah.

Menurut Profesor Ming, kerusakan otak terjadi dikala protein, yg dikenal sebagai beta-amyloid, melekat pada logam, ibarat besi atau tembaga.

Ini sanggup menjadikan protein salah dalam membentuk dan mengikat bersama-sama, dalam rumpun yg sanggup meningkatkan peradangan dan oksidasi. Proses yg ibarat dgn berkarat, di sel-sel saraf di dekatnya, yg alhasil membunuh mereka.

Penelitian sebelumnya menunjukkan, jus bit juga memperbaiki anutan oksigen ke otak yg menua. Dan sekaligus sanggup meningkatkan kinerja kognitif. Sehingga otak ‘berkarat’ berkurang hingga 90 persen.

Para peneliti menganalisis, apakah betanin menghalangi pengaruh tembaga pada beta-amiloid dan, pada alhasil mencegah kerusakan.

Mereka menilai pengaruh DTBC, yg melacak oksidasi.

Para ilmuwan mengukur reaksi DTBC dikala terpapar beta-amyloid saja, beta-amyloid yg terikat pada tembaga dan beta-amyloid terikat tembaga dalam adonan yg mengandung betanin.

Dengan sendirinya, beta-amyloid menjadikan sedikit atau tidak ada oksidasi DTBC.

Namun, ibarat yg diharapkan, beta-amiloid terikat pada tembaga menjadikan oksidasi DTBC yg substansial.

Baca Juga: Kebiasaan yg Buat Otak Makin ‘Mengkerut’

Namun dikala betanin ditambahkan ke adonan beta-amyloid yg terikat tembaga, para peneliti menemukan oksidasi turun hingga 90 persen, menawarkan berkurang protein misfolding yg terjadi.
Sumber http://exspresiku.blogspot.co.id