Gejala Penyakit Jantung Secara Umum & Khusus (Berdasarkan Jenisnya)

Diposting pada
Penyakit jantung ialah hal yang serius, pasokan darah ke jantung yang terhambat ataupun penyumbatan pembuluh darah merupakan sesuatu yang sangat berbahaya.

Penyakit jantung sudah umum diketahui sebagai pembunuh nomor satu di dunia, disamping juga penyakit stroke yang sangat berbahaya.

 Penyakit jantung ialah hal yang serius Gejala Penyakit Jantung Secara Umum & Khusus (Berdasarkan Jenisnya)
Sumber gambar: Pixabay.com

Hal yang umumnya mengakibatkan seseorang terkena penyakit jantung, yaitu lantaran gaya hidup yang tidak sehat. Gaya hidup yang tidak sehat ini seperti:

  • Jangan beraktivitas fisik dan olahraga.
  • Mengonsumsi masakan instan, masakan tinggi kolesterol, junk food, gorengan, masakan tinggi gula.
  • Sering mengonsumsi masakan yang banyak minyak, menyerupai gorengan.
  • Kebiasaan jelek menyerupai merokok dan mengonsumsi alkohol.

Sesak napas dan nyeri di belahan dada menjadi tanda-tanda penyakit jantung yang paling sering muncul. Istilah “penyakit jantung” ini tidak jarang digunakan bergantian dengan istilah “penyakit kardiovaskular”.

Penyakit kardiovaskular biasanya mengacu pada keadaan pembuluh darah yang mengalami penyempitan atau penyumbatan, yang dampaknya menimbulkan resiko nyeri dada (angina), serangan jantung sampai stroke.

Gejala Penyakit Jantung Secara Umum
Secara umum tanda-tanda awal penyakit jantung yaitu:

1. Detak Jantung Tidak Teratur
Kondisi irama atau detak jantung yang tidak teratur menyerupai ini dikenal dengan nama aritmia. Anda perlu waspada ketika mengalami detak jantung yang tidak teratur dan tidak wajar, bisa saja ini menjadi duduk kasus serius bagi organ jantung.

Demikian juga ketika jantung berdebar-debar, dimana jantung berdebar kencang tanpa adanya sebab. Dimana Anda tidak melaksanakan lari namum detak jantung cepat dan berdebar-debar.

Jika mengalaminya, maka Anda perlu berhati-hati lantaran bisa saja itu tanda-tanda awal penyakit jantung.

2. Nyeri pada Dada
Dimana kondisi otot dan jantung yang tidak memperoleh pasokan darah dan oksigen yang cukup, bisa menciptakan jantung timbul rasa nyeri. Seringnya yang dirasakan yaitu menyerupai jantung diremas-remas.

Apabila Anda sering mengalami nyeri dada, utamanya pada belahan dada sebelah kiri, maka itu bisa menjadi sinyal bahwa arteri pada jantung mengalami gangguan.

Anda perlu semakin curiga kalau kondisi detak jantung juga sangat cepat (padahal sedang tidak berolahraga), dan juga kadang kala nadi tidak terdeteksi denyut sama sekali.

3. Sesak Napas
Jangan mengabaikan (meremehkan) kondisi sesak napas, lantaran ada potensi bahwa timbulnya sesak napas sebagai tanda-tanda kondisi katup jantung sedang bermasalah.

Kontraksi otot jantung yang tidak normal sanggup berpotensi menimbulkan dampak pada organ paru-paru, yang kemudian mengakibatkan timbulnya sesak nafas.

Apabila napas Anda tersengal-sengal yang rasanya menyerupai kehabisan napas ketika mengerjakan suatu acara yang tidak berat, sehingga hal ini tidak terasa wajar…

…Jika Anda mengalaminya maka perlu waspada, lantaran hal itu bisa menjadi tanda organ jantung mengalami duduk kasus yang tidak bisa diremehkan.

Pada ketiga tanda-tanda pertama yang disebutkan ini, kalau sering terjadi maka Anda perlu waspada sehingga jangan dicueki.

4. Bagian Tubuh Membengkak Secara Tidak Wajar
Apabila terdapat salah satu belahan tubuh yang membengkak tanpa adanya sebab, maka hal ini perlu diwaspadai sebagai tanda-tanda penyakit berbahaya menyerupai jantung.

Seorang jago jantung berjulukan Laxmi Mehta, M.D., dari Women’s Cardiovascular Health at The Ohio State University Wexner Medical Center, mengatakan: “Pembengkakan pada kaki yang belum pernah Anda alami sebelumnya, dan tampaknya muncul tanpa sebab, merupakan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.”

Terjadinya pembengkakan kemungkinan lantaran darah Anda di dalam tubuh yang tidak mengalir dengan baik. Gejala ini umumnya terjadi lebih dari sekali, dimana ada potensi infeksi tidak kunjung hilang (mengempes).

5. Lelah Berlebihan
Apabila Anda biasanya tidak gampang lelah, bahkan mungkin Anda merupakan orang yang energik yang bisa mengerjakan acara padat dengan baik, sempurna, dan tepat waktu…

..Kemudian Anda pada suatu hari mengalami gampang lelah tanpa suatu lantaran yang jelas, maka hal ini sanggup menjadi tanda-tanda dimana kondisi jantung sedang bermasalah.

Praktis merasa lelah ini bisa menjadi indikasi awal dari munculnya penyakit jantung, Anda harus memperhatikan hal ini.

6. Sakit kepala
Munculnya sakit kepala bisa menjadi tanda-tanda awal penyakit jantung, yang umumnya akan terasa cukup menyakitkan sehingga menganggu aktivitas. Sakit kepala terjadi lantaran kondisi fatwa darah ke organ otak yang terganggu.

Selain itu rasa pusing yang tidak masuk akal bisa menjadi indikasi gangguan jantung, ketika Anda bangkit terlalu cepat dari posisi duduk kemudian muncul rasa pusing secara tiba-tiba, maka hal ini bisa menjadi sinyal gangguan jantung.

Baca Lanjutan:  20 Masakan Yg Mengandung Sumber Protein Tinggi

7. Nafsu Makan Menurun Tanpa Alasan
Hal yang juga menjadi indikasi dari penyakit jantung yaitu hilangnya nafsu makan (yang menurun secara drastis), yang terjadi secara tidak masuk akal dan mendadak, dan biasanya hilangnya nafsu makan ini juga disertai rasa mual dan muntah-muntah.

8. Bagian Tubuh Mengalami Sakit
Munculnya rasa sakit pada tubuh ini bisa terjadi lantaran kondisi fatwa darah yang terganggu, yang terjadi pada belahan tubuh tertentu, yang kemudian akan menimbulkan rasa sakit pada belahan tubuh tersebut.

Terhambatnya fatwa darah ini terjadi lantaran fungsi jantung yang tidak bekerja dengan baik. Oleh lantaran itu, Anda perlu berhati-hati ketika mengalami rasa sakit pada belahan tubuh tertentu secara tidak wajar.

9. Pingsan Mendadak
Terjadinya pingsan yang disebabkan kadar gula darah rendah atau penyebab lainnya. Laxmi Mehta menyampaikan bahwa apapun penyebabnya, terjadinya pingsan pada diri seseorang ialah duduk kasus besar.

Oleh lantaran itu, jangan meremehkan duduk kasus pingsan ini, lantaran itu bisa mengambarkan indikasi penyakit berbahaya menyerupai jantung. Laxmi Mehta, M.D. ialah spesialis jantung, dari Women’s Cardiovascular Health at The Ohio State University Wexner Medical Center.

10. Keluar Keringat Dingin.
Umumnya orang tidak menyadari akan munculnya keringat dingin, yang muncul tanpa melaksanakan acara fisik. Biasanya mereka yang terkena penyakit jantung suka mengalami keringat dingin. Munculnya keringat dingin biasanya pada belahan telapak tangan dan telapak kaki.

Terjadinya keringat dingin pada tubuh, apalagi kalau frekuensi kemunculan-nya sering, maka Anda perlu berhati-hati lantaran bisa saja itu merupakan tanda-tanda dari munculnya penyakit jantung pada tubuh, yang nantinya bisa mengarah pada duduk kasus serius berupa gagal jantung.

11. Sering Merasa Mual (Terasa Tidak Wajar)
Awal-awal tanda-tanda sakit jantung umumnya menimbulkan tanda-tanda berupa membengkaknya belahan perut, hal ini juga bisa mengakibatkan timbulnya rasa mual dan muntah, hal ini juga mengakibatkan timbulnya duduk kasus gangguan nafsi makan.

12. Sering Merasa Cemas
Munculnya rasa cemas seringnya disebabkan gangguan mental atau psikis, hal ini memang benar sekali. Namun, disamping itu ada penyebab lainnya.

Ketika kondisi jantung mengalami gangguan, maka akan menciptakan organ jantung mengalami ketegangan, hal inilah yang menimbulkan rasa cemas ataupun ketakutan di dalam diri.

13. Pembengkakan Pada Jantung
Pembengkakan ini merupakan ciri-ciri penyakit jantung pada stadium yang lebih lanjut Munculnya pembengkakan sebagai jawaban dari kondisi kelainan pada katup jantung, timbulnya duduk kasus ini lantaran penumpukan cairan di dalam tubuh.

Kondisi ini juga bisa menimbulkan pembengkakan pada belahan pergelangan kaki dan perut. Munculnya duduk kasus ini utamanya lantaran fungsi pompa jantung yang tidak bisa bekerja dengan baik, sehingga tidak bisa secara tepat dalam mensuplai darah ke seluruh tubuh, hal ini mengakibatkan kebutuhan tubuh pada darah dan oksigen tidak tercukupi.

Timbulnya pembengkakan ini juga mengakibatkan berat tubuh penderita menjadi meningkat, yang disertai dengan menurunnya nafsu makan.

14. Riwayat keluarga
Apabila Anda memiliki saudara atau kerabat yang pernah terkena penyakit jantung, maka hal ini perlu diwaspadai, lantaran bisa beresiko lebih besar terkena penyakit jantung. Demikian yang dijelaskan oleh Linda Gillam, MD, ketua pengobatan jantung di Morristown Medical Center, Atlantic.

Penyakit jantung, semakin dini terdeteksi maka akan semakin baik, dimana dengan penanganan yang secepat mungkin untuk mengatasi duduk kasus pada organ jantung, hal ini akan menunjukkan peluang kesembuhan yang lebih besar.

Adapun kalau penanganan-nya telat, maka dampaknya bisa sangat fatal. Apabila terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, maka Anda perlu lebih berhati-hati.

Dan juga, kalau Anda mengalami banyak tanda-tanda yang disebutkan diatas, maka penting untuk berkonsultasi pada dokter, guna memastikan kondisi jantung, dan mendapat penanganan sedini mungkin.

Perlu diketahui bahwa ciri-ciri penyakit jantung yang disebutkan diatas ialah secara umum, bukan tanda-tanda khusus dari jenis suatu penyakit jantung. Dimana, penyakit jantung yang dialami orang-orang, jenisnya bisa bermacam-macam, bahkan jenis penyakit jantung itu terdapat sampai puluhan jenis.

Gejala Penyakit Jantung Khusus Berdasarkan Jenisnya
Sebenarnya segala jenis penyakit jantung bisa dicegah bahkan disembuhkan dengan syarat selalu menjalani contoh hidup yang sehat dalam setiap harinya.

Hanya saja perlu diketahui bekerjsama setiap jenis penyakit jantung memerlukan penanganan khusus yang berbeda-beda, meskipun gejalanya serupa.

Oleh lantaran itu kalau Anda terkena gangguan pada organ jantung, maka perlu dicari tahu perihal jenis penyakit jantung yang dialami. Berikut di bawah ini tanda-tanda dari beberapa jenis penyakit jantung:

Baca Lanjutan:  27 Manfaat Lengkuas Untuk Kulit Wajah Dan Cara Penggunaannya Panu, Kolesterol & Dampak Samping

1. Gejala Gagal Jantung

Gagal jantung merupakan sebuah kondisi dimana otot jantung sangat lemah sehingga tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh.

Hal-hal yang memicu gagal jantung yaitu gangguan ritme jantung, gangguan otot jantung, kerusakan pada katup jantung, radang otot jantung, hipertensi, kekurangan sel darah merah, cacat jantung semenjak lahir, diabetes, dan kelenjar tiroid yang terlalu aktif.

Ada empat jenis gagal jantung, yaitu:

➤ Gagal jantung sebelah kiri
Kondisi ini dimana ventrikel kiri jantung tidak bisa memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh, kesudahannya bagian-bagian tubuh kekurangan darah, yang bersama darah terdapat oksigen.

➤ Gagal jantung sebelah kanan
Kondisi ini dimana terjadi kerusakan ventrikel kanan jantung yang mengakibatkan gangguan pada proses pengambilan oksigen di dalam paru-paru oleh darah.

➤ Gagal jantung sistolik
Kondisi ini dimana otot jantung tidak berkontraksi dengan baik, dampaknya menimbulkan gangguan pada proses penyaluran darah ke seluruh tubuh.

➤ Gagal jantung diastolik
Kondisi ini merupakan sebuah duduk kasus dimana jantung sulit terisi darah jawaban kekakuan pada otot jantung.

Gejala gagal jantung
Gejala utama gagal jantung ialah sesak napas, yang juga bisa ditsertai dengan rasa lelah sepanjang hari sehingga tidak wajat.

Kondisi gagal jantung menciptakan pasokan darah ke ginjal menjadi lebih sedikit, hal ini mengakibatkan penumpukan cairan di tubuh penderitanya yang ditandai dengan:

  • Terjadinya pembengkakan pada kaki (termasuk pergelangan kaki) dan juga perut.
  • Terjadinya kenaikan berat badan.
  • Peningkatan frekuensi buang air kecil, terutama pada malam hari.

Selain ke ginjal, gagal jantung juga mengakibatkan pasokan darah ke otot dan organ-organ penting lainnya menjadi lebih sedikit (tidak tercukupi). Kondisi ini kemudian memunculkan tanda-tanda berupa:

  • Tubuh mengalami rasa lemah yang berlebihan.
  • Muncul rasa pusing.
  • Mudah bingung.

Terkadang duduk kasus gagal jantung yang dialami bisa mengakibatkan tanda-tanda berupa:

  • Perut kembung.
  • Kondisi batuk yang memburuk di malam hari.
  • Mengi.
  • Kondisi detak jantung tidak teratur (jantung berdebar-debar atau berdetak keras).
  • Detak jantung juga lebih cepat.
  • Menurunnya nafsu makan.
  • Walaupun mengakibatkan kenaikan berat badan, duduk kasus gagal jantung yang dalam kondisi tertentu bisa mengakibatkan penurunan berat badan.
  • Mudah cemas.
  • Rentan mengalami pingsan.
  • Depresi.

Sesak napas jawaban gagal jantung umumnya bisa semakin terasa ketika dalam posisi berbaring datar.

Penderita gagal jatung, tidak sedikit yang mengalami gangguan tidur malam jawaban sesak napas, dimana dirinya harus duduk atau bangkit supaya sanggup menghirup oksigen.

Adapun pada tanda-tanda pembengkakan kaki, maka seringnya tanda-tanda tersebut mereda di waktu pagi hari, akan tetapi bisa muncul lagi ketika siang hari.

Terdapat beberapa tes yang kemungkinan dilakukan dokter untuk mendiagnosis gagal jantung, menyerupai ekokardiogram, elektrokardiogram, dan tes darah. Tujuan dilakukan tes yaitu semoga dokter bisa mengetahui tingkat fungsi jantung pasien, serta mencari tahu jenis gagal jantung yang dialami pasien.

Nah, bentuk pengobatan nantinya sangat ditentukan oleh hasil investigasi dari tes-tes yang dilakukan oleh dokter.

2. Gejala Angina

Masalah ini populer dengan nama angin duduk. Angina merupakan sebuah kondisi dimana terjadinya sakit dada jawaban minimnya suplai darah ke otot jantung.

Minimnya suplai darah ke otot jantung lantaran adanya penyempitan pembuluh darah.

Serangan angina terjadi selama beberapa menit, kemunculannya bisa dipicu jawaban kondisi stres atau melaksanakan sebuah pekerjaan yang terlalu berat.

Serangan angina menyebar di belahan sekitar dada, yang rasanya menyerupai tertindih benda berat, sehingga memunculkan rasa sesak.

Kondisi angina juga bisa mengakibatkan tanda-tanda berupa sesak napas, muncul rasa mual, pusing, tubuh gampang lelah, dan rasa gelisah.

Angina dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu angina stabil dan angina tidak stabil.

Angina stabil merupakan jenis serangan angina yang muncul ketika jantung bekerja terlalu keras, kondisi ini terjadi contohnya ketika melaksanakan acara fisik yang berat.

Untuk menanggulanginya yaitu dengan beristirahat dan mengonsumsi obat yang diresepkan dokter. Serangan angina stabil tidak terlalu mengancam jiwa, namun tetap harus diwaspadai.

Serangan angina tidak stabil menyerang secara mendadak dan tanpa lantaran yang jelas. Dimana serangan jenis angina ini bisa terjadi ketika seseorang sedang santai, duduk kasus ini tidak selalu bisa ditangani dengan obat.

Baca Lanjutan:  Inilah Manfaat Bumbu Masakan

Jenis angina tidak stabil ini memerlukan penanganan medis yang darurat, dimana kondisinya benar-benar sangat serius lantaran fungsi jantung yang tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya.

3. Gejala Serangan Jantung

Serangan jantung harus ditangani secepatnya. Gejala serangan jantung yaitu:

  • Sesak napas.
  • Sakit atau nyeri di belahan dada. Dimana dada menyerupai diremas pada belahan tengah, rasa sakit yang muncul biasanya parah, namun pada sebagian masalah hanya menimbulkan rasa sakit yang ringan. 
  • Muncul rasa sakit pada lengan (terutama sebelah kiri), leher, rahang, punggung, dan perut.
  • Muncul rasa mual sampai gangguan pencernaan.
  • Muncul rasa pusing.
  • Tubuh terasa lemah untuk beraktivitas.
  • Muncul rasa gelisah.
  • Berkeringat walaupun tidak sedang melaksanakan acara beras.
  • Batuk.

Penderita serangan jantung belum tentu mengalami semua tanda-tanda diatas. Bahkan dalam beberapa ksus terdapat sebagian penderita yang tidak mengalami tanda-tanda serangan jantung sama sekali.

Namun secara umum, semakin banyak tanda-tanda yang dirasakan maka kemungkinannya semakin besar bahwa itu merupakan tanda-tanda serangan jantung.

4. Gejala Penyakit Jantung Aritmia

Aritmia merupakan detak jantung tidak teratur. Masalah ini muncul lantaran impuls listrik yang menghasilkan detak jantung tidak bisa bekerja dengan baik.

Gejala penyakit jantung aritmia, yaitu palpitasi, itu merupakan kondisi jantung yang berdebar-debar, detak jantung lebih cepat atau lebih lambat, dan detak jantung tidak beraturan.

Gejala lainnya yaitu nyeri di dada, sesak napas, gampang pusing (bahkan bisa pingsan), dada terasa tidak nyaman, gampang lelah, dan muncul rasa lelah yang tidak wajar.

5. Gejala Penyakit Katup Jantung

Penyakit katup jantung terjadi apabika kondisi satu atau beberapa katup jantung tidak berfungsi dengan baik. Jantung memiliki 4 buah katup yaitu katup trikuspid, pulmonal, mitral, dan aorta.

Gejala penyakit katup jantung yaitu:

  • Sesak napas.
  • Badan terasa lemas dan pusing.
  • Merasakan tekanan atau nyeri di dada ketika beraktivitas atau ketika cuaca dingin.
  • Irama atau detak jantung tidak beraturan.

Apabila penyakit katup yang dialami mengarah pada gagal jantung, maka akan menimbulkan gejalanya berupa:

  • Pembengkakan pada pergelangan kaki.
  • Pembengkakan juga bisa terjadi di perut, sehingga memicu kembung pada perut.
  • Penambahan berat tubuh yang cepat.

6. Gejala Cacat Jantung Bawaan

Cacat atau kelainan jantung bisa didiagnosis sebelum kelahiran, sesudah kelahiran, maupun ketika masa kanak-kanak. Pemeriksaan perlu dilakukan ketika seseorang yang mengalami cacat jantung bawaan namun tidak mencicipi adanya tanda-tanda sama sekali.

Gejala cacat jantung bawaan pada orang dewasa, yaitu terbatasnya kemampuan berolahraga, dan gampang sesak napas.

Adapun tanda-tanda cacat jantung bawaan pada bayi dan anak, yaitu:

  • Berat tubuh kurang.
  • Sianosis (warna kebiru-biruan pada kulit, kuku jari dan bibir).
  • Memiliki nafsu makan yang rendah.
  • Bernafas menyerupai terengah-engah.
  • Infeksi paru berulang.
  • Redahnya kemampuan dalam menggerakkan badan.
7. Gejala Penyakit Otot Jantung

Tidak jarang penyakit otot jantung (kardiomiopati) tidak menimbulkan tanda-tanda atau hanya menimbulkan tanda-tanda kecil yang tidak disadari, sehingga penderinya masih bisa menjalani kehidupan secara normal.

Namun penyakit ini bisa semakin parah, dimana bisa mengakibatkan fungsi jantung memburuk. Gejala kardiomiopati sebenarnya bisa terjadi pada usia berapapun, gejalanya sangat umum yaitu nyeri dada atau tekanan di dada, pembengkakan pada kaki, gampang kelelahan, dan detak jantung tidak beraturan.

8. Gejala Perikarditis

Perikarditis merupakan kondisi peradangan pada perikardium, itu ialah dua lapisan tipis dari jaringan yang menyerupai kantung yang mengelilingi jantung, fungsinya sangat penting.

Diantara dua lapisan tersebut terdapat sedikit cairan yang menciptakan lapisan terpisah, sehingga mencegah goresan di antara keduanya.

Gejala penyakit jantung perikarditis yaitu nyeri dada yang bisa lebih menusuk di belahan tengah dada, rasa sakitnya bisa terus menjalar ke belahan leher, bahkan terkadang bisa ke lengan dan punggung. Rasa nyeri bisa semakin parah ketika menarik napas panjang, batuk, dan menelan.

Gejala lainnya yaitu munculnya demam ringan dan meningkatnya detak jantung.


Sumber https://kesehatantubuh-tips.blogspot.com