Jati Belanda Tanaman Rempah

Diposting pada
Jati belanda Jati Belanda (Guazuma ulmifolia) yakni tumbuhan yg tumbuh baik di iklim tropis dan tumbuh di dataran rendah dgn ketinggian 800 m di atas permukaan laut. Jati belanda atau jati sabrang biasanya ditanam sebagai pohon peneduh atau juga sebagai tumbuhan pekarangan dan yakni tumbuhan liar begitu saja. Zat kimia yg terkandung di dalam jati belanda yakni : tanin, lendir, zat pahit, damar.

Ramuan obat herbal tradisional jati belanda :

 yakni tumbuhan yg tumbuh baik di iklim tropis dan tumbuh di dataran rendah dgn ketin Jati Belanda Tanaman Rempah
gambar: kb.123sehat.comhttp://kb.123sehat.com/herbal/jati-belanda/
     yakni tumbuhan yg tumbuh baik di iklim tropis dan tumbuh di dataran rendah dgn ketin Jati Belanda Tanaman Rempah

  • Sebagai obat kaki gajah : Ambil daun jati belanda yg segar dan berwarna hijau tua, keringkan dgn cara diangin-anginkan, jangan hingga terkena sinar matahari, alasannya dgn pengeringan yg tidak benar akan mengurangi zat aktif yg terkandung didalamnya. Setelah kering haluskan menjadi serbuk. Kemudian ambil 20 gr serbuk dan seduh dgn air panas. Saring. Minum air saringan tadi 2 x sehari.
  • Sebagai obat pelangsing : Ambil 7 helai jati belanda, daun tempuyung 7 helai, serbuk majakan sedikit, air 115 ml, rebus atau seduh dgn air mendidih. Minum 1 x sehari 100 ml, lakukan selama 30 hari.
  • Sebagai obat perut kembung : Buah jati belanda dijadikan debu 1 sdt, air mendidih 100 ml, minyak adas 1 tetes. Seduh. Minum 2 x sehari, tiap minum 100ml, lakukan selama 7 hari.Anti-Diabetes: Dalam sebuah studi pada kelinci hiperglikemik dari 28 tumbuhan obat, delapan – termasuk jati belanda – sanggup menurunkan secara signifikan puncak hiperglikemia atau keadaan dimana nilai gula darah diatas ambang batas toleransi.
  • Radikal Scavenging / Anti-inflamasi / gastroprotektif: Studi mengevaluasi efek gastroprotektif ekstrak etanol dari daun dan bunga dari jati belanda pada pasien tukak lambung akut diinduksi diklofenak. Hasil menyimpulkan jati belanda melindungi mukosa lambung dari efek merugikan dari OAINS terutama oleh prosedur anti-inflamasi dan pemulungan radikal.
  • Antibakteri: Sebuah studi mengevaluasi 21 ekstrak dari 7 obat herbal, termasukjati belanda untuk sifat antibakteri mereka terhadap E coli, P aeruginosa, S aureus dan E faecalis. Hampir semua ekstrak bisa menghambat pertumbuhan satu atau lebih strain bakteri, kecuali E faecalis.
  • Menghambat kolera: Proantosianidin dari kulit kayu telah terbukti menghambat acara toksin kolera.
  • Hipotensi / vasorelaksan: Studi meneliti acara kardiovaskular in vivo dan in vitro dari fraksi prosianidin (PCF) dari ekstrak jati belanda.. Hasil menyimpulkan bahwa kulit jati belanda mempunyai antihipertensi tahan usang dan vasorelaksan yg terkait dgn faktor-endotel di mana oksida nitrat yg terlibat.
Baca Lanjutan:  6 Manfaat Ubi Jalar Ungu

Jati belanda tumbuhan rempah


Sumber http://daftar-harga-tanaman.blogspot.co.id