Jenis Pengawet Makanan

Diposting pada

Berdasarkan standard POM ada beberapa materi pengawet masakan (kue) yg kondusif digunakan. Walau demikian dikala membeli, selalu perhatikan bungkus kemasan terutama terkait label tanggal kadaluarsa, nomor izin pom dan label halal. Berikut ini beberapa materi pengawet kimia yg amann dugunakan pada kue, masakan dan minuman lainnya:

  • Potasium Sorbet
  • Calcium Propionate
  • Sodium Propionate
  • Benzoat
Berdasarkan standard POM ada beberapa materi pengawet masakan  Jenis Pengawet Makanan

Semua materi pengawet masakan diatas diumumkan kondusif dipakai dalam kadar sesuai hukum pakai. Selalu baca hukum pakai yg tertera pada materi masakan ringan bagus khususnya pengawet, emulsifier serta materi embel-embel masakan ringan bagus lainnya. Benzoat, potasium sorbet, sodium dan calcium propionate mempunyai fungsi yg sama walaupun secara kesenyawaan keempatnya mempunyai perbedaan nyata. Fungsi utama pengawet masakan yakni untuk memperpanjang masa simpan kue, minuman dan masakan lantaran bersifat menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab basi.

Cara penggunaan pengawet makanan:

  1. Untuk mengawetkan masakan ringan bagus bolu, semua masakan ringan bagus berair lainnya biasa dipakai Sodium Propionate:
  2. Pengawet minuman, saus, kecap dan materi pakan cair lainnya dipakai benzoat, oleh lantaran itu pada kaleng minuman ringan sering kita temukan benzoat pada komposisinya.
  3. Untk mengawetkan masakan ringan bagus kering dapat dipakai Calcium Propionate, tapi jikalau hanya sekedar untuk konsumsi sendiri atau sekedar masakan ringan bagus hari raya tidak usah pakai pengawet cukup garam atau gula saja yg mengawetkan masakan ringan bagus kering tersebut.
  4. Untuk mengawetkan acar, manisan dan asinan biasa dipakai Potasium Sorbet.
Baca Lanjutan:  Apakah Baking Soda Dapat Menggantikan Baking Powder?

Penggunaan materi pengawet pada masakan ringan bagus dilarang lebih dari 0,5% dari total berat kering keseluruhan bahan. Misalnya untuk menciptakan bolu berat materi 500 gr, maka sodium propionate yg diizinkan maksimal 2.5 gram. Penggunaan pengawet masakan harus sangat hati-hati lantaran semua jenis pengawet bahu-membahu tidak baik untuk kesehatan terutama bila dikonsumsi secara terus menerus dalam waktu yg lama.

Pada dasarnya gula, garam dan minya termasuk materi pengawet kue, dan sangat kondusif dipakai maupun dikonsumsi. Hanya saja daya tahan tidak selama pengawet kimia yg disebutkan diatas. Kalau hanya untuk konsumsi keluarga alangkah baiknya setiap masakan ringan bagus dan masakan yg kita buat tidak perlu ditambahkan pengawet.
Sumber http://bahan2kue.blogspot.co.id/