Keputihan Normal & Tidak Normal (Gejala, Pengobatan & Pencegahannya)

Diposting pada
Keputihan ialah hal yang sudah umum diketahui para perempuan dewasa. Kondisi ini merupakan kondisi yang alami, yang mempunyai kegunaan untuk membersihkan vagina, serta melindungi vagina dari persoalan peradangan dan infeksi.

Ketika mengalami keputihan maka hal ini mengakibatkan perempuan mengeluarkan suatu bentuk lendir dari vaginanya.

Dimana lendir tersebut dihasilkan dari kelenjar dalam vagina dan leher rahim (serviks). Lendir tersebut keluar sembari membawa kotoran, kuman dan sel-sel mati. Sehingga proses keputihan ini sebetulnya berkhasiat untuk menciptakan kondisi vagina semoga tetap bersih.

 Keputihan ialah hal yang sudah umum diketahui para perempuan berilmu balig cukup akal Keputihan Normal & Tidak Normal (Gejala, Pengobatan & Pencegahannya)

A. Ciri-ciri Keputihan
Banyaknya kadar lendir, warnanya, dan tingkat kekentalannya sangat dipengaruhi oleh kondisi siklus menstruasi. Misalnya, jumlah lendir bisa berpotensi lebih banyak ketika masa-masa subur seorang wanita.

Kondisi lendir yang normal, biasanya lendir mempunyai warna bening hingga keputih-putihan, serta lendir tidak mengeluarkan bau. Kondisi keluarnya lendir yang normal juga tidak mengakibatkan rasa gatal ataupun perih di potongan vagina.

Apabila Anda mengalami keputihan dengan bentuk tanda-tanda yang gila atau terasa menyakitkan, maka perlu diwaspadai.

Kondisi keputihan tidak normal yang dialami seorang wanita, berpotensi memperlihatkan indikasi adanya persoalan atau penyakit tertentu.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai yaitu kekentalan lendir yang tidak wajar, perubahan pada warna lendir, kadar lendir yang terlalu banyak, lendir mengeluarkan busuk yang menyengat, rasa gatal dibagian vagina, rasa nyeri pada perut, dan terjadinya pendarahan diluar acara haid.

B. Jenis-jenis Keputihan yang Tidak Normal
Seringnya terjadinya persoalan keputihan yang tidak normal lantaran serangan infeksi. Keadaan ini bisa berpotensi sebagai tanda-tanda adanya penyakit-penyakit tertentu. Berikut pemaparan ihwal aneka macam jenis keputihan yang tidak normal:

Keputihan dengan Lendir Berwarna Cokelat atau Mengandung Darah
Jenis keputihan biasanya terjadi lantaran persoalan siklus menstruasi yang tidak teratur. Kondisi ini tentunya  tetap perlu diwaspadai, lantaran resiko terburuk dari kondisi ini ialah sebagai tanda-tanda penyakit kanker serviks atau rahim.

Keputihan dengan Lendir Berwarna Hijau, Kuning, atau Berbuih
Keputihan jenis ini umumnya terjadi lantaran trikomoniasis, yaitu sebuah penyakit menular seksual yang terjadi akhir serangan benalu Trichomonas vaginalis.

Kadar lendir yang muncul akhir serangan infeksi benalu Trichomonas vaginalis ini biasanya berjumlah banyak, selain itu lendir menimbulkan busuk yang cenderung amis, dan muncul rasa perih ketika melaksanakan buang air kecil.

Penderita trikomoniasis umumnya mengalami beberapa persoalan lainnya, yaitu pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina, serta mucul rasa nyeri ketika buang air kecil dan berafiliasi intim. Jenis infeksi bisa diatasi dengan penggunaan obat antibiotik.


Keputihan Disertai Luka Melepuh di Sekitar Genital
Jenis keputihan yang bermasalah ini umumnya terjadi akhir penyakit herpes genital. Penyakit ini menimbulkan persoalan berupa munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar organ intim.

Untuk pengobatan dari persoalan keputihan tidak normal akhir penyakit herpes genital, yaitu dengan cara menggunakan obat tablet antivirus.

Tidak jarang kekambuhan bisa kembali terjadi, hal itu lantaran kondisi virus yang masih bisa tetap berada di dalam tubuh walaupun gejala-gejala penyakit telah berhasil dihilangkan.

Oeh lantaran itu, bagi Anda yang pernah mengidap penyakit ibarat herpes genital, maka perlu selalu diperhatikan walaupun telah sembuh.

Pada sebuah artikel berjudul “Pengertian Herpes Genital (Herpes Simplex)”, menyebutkan bahwa penyakit herpes genital termasuk salah satu infeksi menular seksual (IMS), yang biasanya ditularkan melalui korelasi seksual.

Penyakit herpes genital diketahui dari kemunculannya yang berupa luka melepuh, dengan warna yang cenderung kemerahan, serta menimbulkan rasa sakit dibagian sekitar kelamin. Kondisi luka akhir penyakit ini bisa pecah dan menjadi luka terbuka.

Belum ditemukan adanya obat yang sanggup bermafaat untuk menyembuhkan infeksi HSV. Obat-obatan antivirus yang umumnya digunakan, fungsinya hanya sekedar untuk meredam gejala-gejala yang terjadi akhir infeksi virus penyakit ini.

Jenis obat-obatan yang umumnya dipakai untuk melawan penyakit herpes ini yaitu asiklovir, famsiklovir, dan valasiklovir.

Keputihan Disertai Rasa Nyeri atau Pendarahan
Ini jenis keputihan tidak normal yang bisa membahayakan. Ingatlah beberapa gejalanya, yaitu:

  • Timbulnya rasa nyeri pada tulang panggul.
  • Muncul rasa nyeri ketika buang air kecil.
  • Timbul pendarahan yang terjadi di luar siklus menstruasi.
  • Timbul pendarahan sehabis melaksanakan korelasi seks yang menyertai keputihan.

Hati-hati terhadap ciri-ciri atau tanda-tanda yang disebutkan itu, lantaran gejala-gejala tesebut bisa mengindikasikan tubuh terkena penyakit gonore atau chlamydia (klamidia).

Itu merupakan jenis penyakit menular seksual yang menginfeksi organ reproduksi wanita, yang memperlihatkan dampak berbahaya. Dengan begitu, permasalahan serius ibarat itu perlu campur tangan dokter, guna memperoleh penaganan yang sempurna dan memadai.

Keputihan dengan Lendir Kental, Berwarna Putih, dan Disertai Rasa Gatal
Jenis keputihan yang tidak normal ini terjadi akhir serangan infeksi jamur pada potongan vagina. Bentuk dari jenis keputihan tidak normal ini yaitu lendir berbentuk kental, tanpa bau, dan warnanya putih ibarat susu kental.

Beberapa bentuk tanda-tanda lainnya yaitu timbulnya rasa gatal dan perih pada potongan sekitar vagina. Jenis infeksi ini tidak menular ketika melaksanakan korelasi seks. Pengobatannya dengan menggunakan jenis obat antijamur, jenis obat ini dijual bebas di apotek.

Keputihan dengan Lendir Encer Berwarna Putih / Abu-Abu, dan Berbau Amis
Terjadinya ketidak-seimbangan pada jumlah kuman normal dibagian vagina bisa menimbulkan masalah, berupa vaginosis bakterialis.

Gejala dari jenis keputihan ini yaitu timbulnya lendir keputihan yang berbau amis, teksturnya encer, dan warnanya putih ataupun abu-abu. Jenis keputihan ini tidak menimbulkan rasa gatal maupun peradangan.

Baca Lanjutan:  11 Penyebab Penyakit Asam Urat (Gejala, Pengobatan & Pantangannya)

Jenis infeksi kuman ini tidak bersifat menular melalui korelasi intim. Untuk pengobatannya dengan menggunakan jenis obat antibiotik.

Keputihan yang tidak normal umumnya akan berwarna kuning atau hijau, teksturnya sangat kental, dan baunya tidak enak, yang terjadi akhir infeksi dan jamur

Adapun rasa gatal pada vagina bisa terjadi lantaran beberapa hal, yaitu lantaran serangan infeksi, tanda-tanda menopause, dan mengalami iritasi akhir zat tertentu (seperti sabun pembersih vagina).

Selain itu yang cukup serius, timbulnya rasa gatal juga sanggup menjadi tanda bahwa terjadinya penyakit menular seksual.

Ingat, dikala rasa gatal yang yang dialami terasa berat  dan muncul sensasi rasa panas, maka hendaknya melaksanakan investigasi ke dokter.

loading…


C. Pengobatan Keputihan
Bentuk pengobatan persoalan keputihan yang tidak normal sangat menurut dari faktor yang memicunya, bisa itu lantaran serangan kuman  maupun jamur.

Sehingga disinilah Anda perlu berhati-hati, jangan hingga salah dalam menentukan obat yang tidak sesuai dengan faktor pemicu penyakit, lantaran dampaknya bisa menimbulkan persoalan keputihan semakin bertambah parah.

Contohnya, jikalau seseorang mengalami persoalan keputihan akhir serangan jamur, maka untuk pengobatannya ialah dengan mengonsumsi jenis obat antijamur atau antiseptik kewanitaan.

Demikian juga, apabila persoalan keputihan yang tidak normal ialah akhir serangan bakteri, maka pengobatan yang dilakukan ialah dengan mengambil antibiotik ataupun antiseptik kewanitaan.

Untuk bentuk pengobatan juga bermacam-macam, ibarat menggunakan (meminum) pil, salep, hingga cairan yang dioleskan.

Pada larutan antiseptik kewanitaan, di dalamnya terkandung povidone-iodine yang bersifat membunuh kuman dan membunuh jamur.

Dengan fungsinya tersebut, penggunaan antiseptik kewanitaan menjadi langkah awal dalam mengatasi persoalan keputihan yang tidak normal.

Antiseptik kewanitaan ini bisa berfungsi untuk pengobatan keputihan yang terjadi akhir serangan jamur dan bakteri. Diantaranya ibarat jamur Candida albicans, protozoa trichomonas vaginalis dan kuman gardnerella vaginalis.

D. Berbagai Penyebab Keputihan Tidak Normal yang Penting Anda Ketahui

1. Infeksi Bacterial Vaginosis
Bacterial vaginosis merupakan infeksi di vagina lantaran kondisi kuman anaerob yang tidak seimbang. Dimana pada vagina terdapat dua jenis bakteri, yatu kuman baik (lactobacilli) dan kuman jahat (anaerob).

Saat kondisi bacterial vaginosis, maka mengakibatkan jumlah kuman anaerob meningkat dengan pesat. Yang dampaknya mengakbiatkan keputihan menjadi berbau menyengat (amis)dan teksturnya kental.

Mereka para perempuan yang terkena resiko tinggi persoalan bacterial vaginosis ini, yaitu mereka yang suka melaksanakan acara seks oral, serta tidak setia (berganti-ganti pasangan).

2. Infeksi Jamur
Infeksi jamur mengakibatkan keputihan akan berwarna cenderung ibarat keju yang lembut. Dampak lainnya yaitu mengakibatkan munculnya rasa gatal dan rasa panas. Jamur yang berkembang jumlahnya secara tidak terkendali bisa menimbulkan timbulnya persoalan keputihan yang tidak normal ini.

Hal-hal yang memicu terjadinya infeksi jamur ini yaitu lantaran penggunaan alat kontrasepsi, mengalami diabetes, dan sering stres.

3. Trichomoniasis
Infeksi trikomoniasis terjadi akhir serangan protozoa (organisme bersel tunggal), dampaknya mengakbiatkan persoalan keputihan yang berbau menyengat, serta berwarna kuning atau hijau.

Dampak lainnya yaitu bisa mengakibatkan peradangan dan gatal-gatal. Terjadinya persoalan ini pada seseorang lantaran adanya penularan infeksi, yang berasal dari kontak seksual, dan penggunaan satu handuk untuk dua orang atau lebih.

4. Gonore dan Klamidia
Gonore dan klamidia merupakan penyakit menular seksual, yang menimbulkan keputihan menjadi berwarna kuning atau kehijau-hijauan, serta teksturnya kental. Penanganan persoalan ini perlu untuk berkonsultasi kepada dokter.


5. Penyakit Radang Panggul
Ini merupakan jenis infeksi yang ditularkan melalui acara korelasi seksual. Penularan kuman yang menyebar di dalam vagina hingga ke potongan organ reproduksi. Dampak dari jenis infeksi ini menimbulkan persoalan keputihan yang tidak normal, dengan mengeluarkan busuk yang busuk.

6. Human Papillomavirus (HPV) atau Kanker Serviks
Terjadinya persoalan ini akhir serangan infeksi, penyebarannya umumnya melalui kontak seksual, yang bahayanya bisa menimbulkan kanker rahim.

Dampaknya mengakibatkan keputihan tidak normal yang mengelurkan busuk menyengat dan warnanya cenderung cokelat, bahkan dalam suatu kondisi bisa memunculkan pendarahan.

E. Beberapa Faktor yang Memicu Vagina Gatal:

1. Penyakit kulit
Penyakit kulit ibarat eksim, psoriasis dan beberapa lainnya bisa menimbulkan munculnya persoalan gatal dan juga kemerahan di potongan genital. Eksim ialah ruam yang biasanya terjadi akhir alergi dan asma.

Terjadinya ruam menimbulkan rasa gatal, serta warna kulit menjadi kemerahan dan juga bisa bersisik.

Yang penting diperhatikan, bahwa persoalan kulit ibarat ini ternyata berpotensi menyebar hingga ke vagina. Sehingga perlu berhati-hati, demikian juga dengan penyakit kulit lainnya ibarat psoriasis dan lainnya.

2. Iritasi
Iritasi ini bisa memicu vagina menjadi gatal. Terjadinya iritasi biasanya lantaran bahan-bahan produk yang dibeli, ibarat produk kecantikan, detergen, sabun, spray area kewanitaan, pelembut baju, kertas toilet wangi dan lainnya

3. Stres
Kodisi jiwa yang tidak tenang, banyak pikiran dan stres, bisa berdampak jelek pada kondisi fisik, ibarat memicu timbulnya iritasi dan rasa gatal pada vagina.

Hal itu lantaran dikala seseorang mengalami stres, maka kondisi ini bisa mengakibatkan sistem kekebalan tubuh menjadi melemah. Kondisi imun tubuh yang lemah bisa menimbulkan tubuh sangat rentan terkena serangan infeksi yang memicu rasa gatal.

Baca Lanjutan:  Manfaat Luar Biasa Masker Alpukat

4. Menopause
Para perempuan yang dalam masa menopause mengalami peningkatan resiko berupa rasa gatal pada vagina. Terjadinya rasa gatal lantaran kondisi kadar estrogen yang menurun, kemudian persoalan ini menciptakan penipisan mukosa, sehingga vagina menjadi kering.

Kekeringan pada vagina bisa menimbulkan timbulnya rasa gatal dan iritasi, sehingga perlu perawatan untuk menyikapi persoalan ini,

Anda harus mengunjungi dokter apabila rasa gatal terjadi selama satu ahad atau lebih. Terutama jikalau terjadi bisul, lecet pada vulva, susah buang air kecil, dan nyeri hingga infeksi pada potongan genital.

Penting untuk menjaga kebersihan dan mencuci vagina secara teratur, gunakan air hangat untuk mencucinya. Selain itu, hindari penggunaan sabun wangi spray kewanitaan dan mandi busa.

Anda juga perlu mempunyai menggunakan celana dalam dari materi katun yang longgar, hindari penggunaan pakaian yang ketat. Gantilah segara pakaian dalam lembab berair sehabis berolahraga.

F. Tips Penting Bagi Para Wanita untuk Menanggulangi Masalah Keputihan
Untuk menghindari persoalan keputihan maka rutinlah dalam membersihkan potongan luar organ intim kewanitaan, hal ini penting dilakukan khususnya ketika mengalami menstruasi dan sehabis melaksanakan korelasi intim.

Adapun untuk cara membersihkannya, maka dilakukan dengan memulai membesihkan dari arah depan ke belakang, jangan sebaliknya lantaran bisa mengakibatkan resiko masuknya kuman ke dalam vagina.

Hal lainnya yang penting diketahui, yaitu kenakan pakaian dalam dengan materi yang bisa menciptakan Anda nyaman, selain itu bahannya tidak lembap dan lengket. Selain itu, hindari memasukan benda asing ke dalam vagina, perlu adanya izin dari dokter semoga mencegah hal yang tidak diinginkan.

Khusus untuk para perempuan yang mengalami persoalan keputihan yang terjadi berulang-ulang, untuk menanggulanginya yaitu dengan mengambil antiseptik kewanitaan yang di dalamnya terdapat kandungan povidone-iodine, kosumsi dua kali dalam sehari, selama lima hari berturut–turut.

Dari beberapa penelitian, manfaat kandungan zat povidone-iodine ini bisa mengatasi iritasi atau radang, gatal-gatal, busuk tidak sedap pada vagina, dan mempertahankan kadar kuman baik di vagina.

Adapun jikalau menggunakan produk pembersih kewanitaan yang biasa dipakai sehari-hari tidak bisa untuk mengatasi persoalan keputihan.

Produk pembersih kewanitaan biasa tidak bisa untuk mengatasi persoalan busuk tak sedap, infeksi, iritasi dan gatal di area kewanitaan.

Hindari Douching
Dimana vagina mempunyai kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri maka tidak perlu membersihkan potongan dalamnya.

Douching atau obat-obatan pembersih vagina, penggunaannya justru merusak keseimbangan kuman baik, yang jadinya bisa memicu perkembangan jamur yang banyak dan memicu infeksi jamur.

Hindari Mengkonsumsi Makanan Berminyak
Makanan berminyak secara umum banyak mengandung lemak, yang dampaknya menciptakan keputihan semakin parah.

Mengonsumsi makanan berminyak menimbulkan perubahan kadar hormon di dalam tubuh menjadi tidak seimbang, serta menghambat metabolisme tubuh. Oleh lantaran itu, ketika mengalami keputihan maka hindari makanan berminyak.

Batasi Konsumsi Makanan yang Membuat Suhu Badan Meningkat
Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan suhu badan, maka hal ini bisa berdampak jelek bagi keputihan. Anda perlu membatasi makanan peningkat suhu tubuh ibarat nanas, terong, ikan laut, daging ayam dan daging sapi.

Beberapa pola makanan tersebut bisa menciptakan suhu tubuh menjadi lebih panas, yang dampakya juga menimbulkan gangguan pada sistem keseimbangan pH di dalam vagina.

Minum Banyak Air Putih
Minum air putih sangat penting untuk membantu proses pembuangan semua racun berbahaya dari dalam tubuh secara maksimal, serta menciptakan metabolisme tubuh bisa berjalan dengan baik.

Minum air putih juga bermanfaat untuk menjaga keseimbangan pH yang alami pada potongan vagina, serta membantu mengatasi persoalan penumpukan kuman atau virus yang menyerang organ reproduksi.

Konsumsi Jahe
Jahe mempunyai khasiat yang luar biasa, rimpang jahe mempunyai kandungan senyawa alami yang bermanfaat untuk menangkal radikal bebas, serta melawan infeksi virus dan bakteri. Konsumsi jahe bisa mengatasi kuman jahat yang berkembang di potongan vagina.

Untuk memanfaatkannya, maka rebus air sebanyak satu gelas air minum bersama satu ruas kecil jahe segar. Setelah mendidih, kemudian angkat dan saring.

Kemudian tinggal diminum, minumlah selagi hangat lantaran khasiatnya sangat banyak. Agar bisa lebih nikmat, maka Anda sanggup mencampurkan dengan gula watu atau madu.

Konsumsi Yogurt
Yogurt merupakan sumber probiotik alami. Kandungan kuman baiknya berfungsi untuk melawan pertumbuhan kuman jahat, sehingga dengan keuntungannya ini maka konsumsi yogurt bisa membantu mengatasi persoalan keputihan tidak normal akhir serangan kuman jahat.

Konsumsi yogurt juga bermanfaat melawan infeksi jamur, dimana serangan infeksi jamur cukup sering terjadi pada vagina. Konsumsi yogurt cukup baik dalam menyembuhkan keputihan.

Rebusan Daun Sirih
Apabila Anda memperhatikan maka banyak jenis cairan pencuci vagina yang terbuat dari daun sirih. Namun cairan yang telah dicampur dengan aneka macam zat kimia bisa menimbulkan imbas samping, sehingga cara alami yang disarankan.

Konsumsi air rebusan daun sirih yang dibentuk dari daun sirih segar memperlihatkan manfaat untuk membersihkan vagina, serta membantu untuk menjaga keseimbangan kuman baik.

Untuk membuatnya, yaitu dengan cara merebus dua gelas air bersama beberapa lembar daun sirih, rebus hingga mendidih.

Lalu saring dan konsumsi airnya rebuasannya. Konsumsi ramuan ini sebanyak dua kali dalam sehari.

Bawang Putih Untuk Menghilangkan Bau Akibat Keputihan
Dilansir dari laman Liputan6.com, menyebarkan cara dilakukan untuk mengatasi persoalan busuk tak sedap akhir keputihan di area kewanitaan. Namun, dengan hanya memanfaatkan bawang putih di dapur, Anda bisa terbebas dari persoalan ini.

Baca Lanjutan:  Manfaat Daun Sirsak Untuk Kolesterol Dan Cara Mengolahnya

Bawang putih mempunyai banyak manfaat ibarat menjaga kesehatan kulit, rambut, memerahkan bibir dan banyak lainnya. Bawang putih juga membantu untuk menghilangkan busuk tidak lezat akhir keputihan.

Bawang putih membantu mengatasi infeksi pada vagina secara alami. Sifat anti-jamurnya berfungsi penting dalam memberantas kuman jahat di potongan sekitar vagina.

Konsumsilah bawang putih setiap harinya. Anda juga bisa menambahkan bawang putih untuk salad, pasta, atau hidangan makan siang Anda.

Untuk potongan luar, maka caranya dengan meletakkan bawang putih di area vagina selama 1 jam secara rutin, lakukan hingga persoalan keputihan bisa teratasi.

Minum Jus Lemon dan Madu
Konsumsi jus lemon dan madu secara rutin memperlihatkan manfaat secara alami untuk mengatasi persoalan keputihan. Di dalam jus lemon maupun madu terkandung senyawa antioksidan yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas.

Manfaat lainnya dari konsumsi jus lemon dan madu yaitu membantu memaksimalkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh, melawan persoalan peradangan, menyeimbangkan jumlah kuman baik di dalam vagina, dan menghancurkan kuman jahat penyebab keputihan tidak normal.

Konsumsi Sayuran Hijau
Anda disarankan mengonsumsi sayuran hijau ibarat bayam, kale, asparagus dan kubis, keuntungannya bisa membantu menyembuhkan persoalan keputihan.

Di dalam sayuran hijau umumnya terkandung sejumlah senyawa berupa vitamin, zat besi, dan mineral lainnya, keuntungannya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari serangan infeksi kuman dan jamur.

Hal-hal lainnya yang penting diperhatikan:

  • Hindari penggunaan produk bedak / bubuk pengharum dan pengering vagina. Bedak sangat kecil dan halus, sehingga membuatnya gampang terselip yang nantinya sulit dibersihkan. Kondisi ini bisa “mengundang” munculnya jamur di vagina.
  • Pastikan semoga Anda selalu mengenakan pakaian dalam yang kering. Kalau berair maka segera diganti. Oleh lantaran itu, jangan lupa semoga membawa pakaian dalam cadangan untuk berjaga-jaga.
  • Pakailah celana luar yang mempunyai pori-pori cukup, hindari menggunakan celana luar yang ketat lantaran menimbulkan gangguan sirkluasi di tempat kewanitaan.
  • Disarankan menggunakan celana dalam dari materi katun, hal itu disebabkan materi katun bisa menyerap keringat dengan sangat baik.
  • Ketika dalam masa-masa menstruasi, sering-seringlah untuk rajin mengganti pembalut
  • Penggunaan panty liner hendaknya ketika dirasa perlu saja, hindari penggunaannya yang sering dan lama.
  • Untuk menghindari stress yang bisa memicu gatal pada vagina, maka gunakan cuti kerja milik anda untuk berlibur, sehingga nantinya Anda bisa menenangkan pikiran dan bisa lebih rileks.
  • Kurangi frekuensi melaksanakan pekerjaan yang banyak mengeluarkan keringat. Ketika keringat, maka Anda sehabis itu perlu mandi untuk membersihkan tubuh, terutama di potongan kemaluan.
  • Hindari menggaruk organ intim dikala gatal lantaran bisa memperparah kondisi. 
  • Saat gatal, tidak perlu menggunakan air panas untuk mengatasi lantaran bisa mengakibatkan potongan sekitar organ intim bertambah merah.
  • Menggunakan produk pembersih area kewanitaan instan tidak selamanya baik, apalagi di dalamnya terkandung zat berbahan kimia yang sanggup merusak perkembangan kuman baik. Sehingga, Anda bisa dengan membilas menggunakan air higienis saja, kemudian keringkan dengan tisu atau handuk bersih.
  • Gatal yang disebabkan oleh infeksi jamur bisa dicegah atau ditanggulangi dengan berendam air panas (hangat), serta gunakanlah produk yang mengandung balt salt.
  • Rajinlah mengganti pembalut. Dimana banyak perempuan menganggap pembalut yang tidak terlalu banyak darah haid masih kondusif untuk digunakan, padahal hal tersebut bisa menimbulkan terjadinya iritasi.
  • Hindari Menggunakan bedak pada potongan sekitar organ intim. Penggunaan bedak ini biasanya untuk menyamarkan bau. Tidak sedikit perempuan menggunakan produk bedak pewangi untuk menyamarkan bau. Namun, sering menggunakan bedak pewangi ini bisa memicu berkembangnya kuman jahat.
  • Batasi konsumsi mentimun, hal itu lantaran mentimun mempunyai kandungan zat yang bisa meningkatkan produksi keputihan. Terlalu sering mengkonsumsinya sanggup memicu gatal di organ kewanitaan.
  • Konsumsi buah pisang bermanfaat untuk mengurangi keputihan secara alami. Kandungan di dalam pisang bermanfaat untuk mengatasi gangguan reproduksi. Hal ini ibarat yang dijelaskan di laman Vemale.com

Apabila persoalan keputihan terus berlanjut, disarankan semoga melaksanakan konsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan yang tepat.

G. Proses Diagnosis keputihan
Pertama-tama dokter akan mencaritahu ihwal riwayat kesehatan Anda, dan menanyakan gejala-gejala tertentu dari keputihan yang dialami. Anda akan ditanyakan tentang:

  • Riwayat korelasi seksual.
  • Waktu munculnya keputihan.
  • Apakah ciri-ciri busuk dan warna dari keputihan yang dialami.
  • Apakah muncul rasa gatal dan nyeri.
  • Apakah muncul rasa sensasi ibarat terbakar. 

Setelah menanyakan aneka macam hal secara detail, kemudian dokter ada kemungkinan melaksanakan investigasi pada pasien, dengan cara mengambil sejumlah cairan keputihan, atau melaksanakan investigasi pap smear, yang itu nantinya akan dicek menggunakan alat di laboratorium.


Sumber https://kesehatantubuh-tips.blogspot.com