Kunyit Ternyata Dapat Menciptakan Otak Lebih Encer

Diposting pada
 Salah satu rempah yg gampang ditemukan ialah kunyit Kunyit Ternyata Bisa Membuat Otak Lebih Encer
Kunyit. Foto: dailymil.co.uk.

Salah satu rempah yg gampang ditemukan ialah kunyit. Kita mungkin tidak asing lagi dgn tanaman rimpang yg satu ini. Apalagi aneka macam kuliner khas Indonesia yg memakai kunyit sebagai salah satu bumbunya.

Dan siapa sangka, selain bisa menambah rasa masakan, kunyit juga lebih efektif daripada obat penghilang rasa sakit yg populer, untuk mengurangi rasa sakit akhir cedera. Dan hal tersebut telah dibuktikan secara ilmiah.

Tapi bukan hanya itu saja, kunyit juga bisa menciptakan otak lebih encer. Ada senyawa ‘ajaib’ yg ada di dalam kunyit yg bisa mewujudkan hal tersebut. Lantas apa itu dan seberapa banyak kita harus mengonsumsi kunyit?

Senyawa kunci dari rempah-rempah ini dikenal sebagai kurkumin, yg bisa menghilangkan rasa sakit atlet yg cedera. Bahkan lebih ampuh daripada paracetamol atau ibuprofen, dan tanpa imbas sampingnya.

Peneliti studi, Dr Francesco Di Pierro dari perbisnisan farmasi yg berbasis di Milan, Velleja Research, mengatakan: “Penelitian ini menyampaikan produk berbasis kurkumin secara alami sanggup dipakai sebagai obat analgesik kondusif yg menjanjikan dalam kondisi osteo-muscular yg menyakitkan yg terkait dgn intens, tinggi dampak, acara fisik.”

Baca Lanjutan:  Macam-Macam Masakan Indonesia Yang Sehat Dan Gampang Dibuat

Para periset percaya kurkumin juga bisa meringankan kondisi inflamasi, ibarat pasien arthritis, tanpa menjadikan komplikasi yg terkait dgn banyak perawatan yg ada.

Kurkumin juga telah dipakai sebagai obat herbal pada arthritis, kanker dan penyakit jantung.

Hanya satu pasien yg mengalami imbas samping

Dr Di Pierro mengatakan: “Hanya satu (4 persen) subjek yg diobati dgn Algocur mengalami insiden jelek sedangkan empat (16 persen) subjek yg diobati dgn obat analgesik konvensional melaporkan nyeri lambung sebagai imbas samping.”

Mantan pemain dan eksekutif London Scottish Rugby Club, Angus Stewart, yg mengambil dua tablet kunyit sehari dan tidak terlibat dalam studi tersebut, mengatakan: “Saya merasa lebih nyaman dikala berolahraga dan pulih dgn lebih cepat. Setelah seharian di gym, saya menemukan perasaan di sendi saya terasa sama ibarat dikala saya masih muda. Sekarang saya merasa bisa berlatih dgn nyaman.”

Bagaimana penelitian ini dilakukan

Para peneliti menganalisis 50 pemain rugby dari klub piacenza, Italia di selatan Milan. Para pemain menderita duduk masalah tulang atau otot akhir insiden, ibarat penanganan berulang.

Baca Lanjutan:  Kabar Gembira, Diet Keto Sanggup Memperlambat Proses Penuaan

Setengah dari penerima studi diberi satu gram ekstrak kurkumin, yg dikenal sebagai Turmeric di Inggris, dua kali sehari selama 10 hari. Sisanya memakai obat penghilang rasa sakit.

Semua keadaan fisik partisipan penerima dievaluasi secara teratur selama 20 hari, untuk memilih peningkatan gejala. Temuan ini dipublikasikan di European Review for Medical and Pharmacological Sciences journal.

Kunyit meningkatkan ingatan hampir 30 persen

Manfaat ini muncul sehabis penelitian yg dirilis bulan lalu, yg menyampaikan bahwa kunyit sanggup meningkatkan ingatan hampir 30 persen, sekaligus mengurangi depresi.

Mengambil kurkumin mengakibatkan orang mempunyai peningkatan protein yg jauh lebih sedikit di kawasan otak, yg terkait dgn memori dan emosi. Studi sebelumnya telah menghubungkan timbulnya penyakit Alzheimer, dgn akumulasi plak protein di otak.

Curcumin, yg memberi warna kuning kunyit, diperkirakan sanggup memperbaiki daya ingat dan meningkatkan kesehatan mental alasannya ialah sifat anti-inflamasinya. Peradangan sebelumnya terkait dgn demensia dan depresi berat.

Baca Juga: Ternyata, Air Kelapa Dicampur Madu Memiliki Manfaat Menakjubkan

Baca Lanjutan:  Deretan Masakan Paling Baik Untuk Penderita Diabetes

Penulis studi Dr Gary Small dari University of California, LA, mengatakan: “Hasil ini menyampaikan bahwa mengambil bentuk kurkumin yg relatif kondusif ini, sanggup memberi manfaat kognitif yg berarti selama bertahun-tahun.”


Sumber http://exspresiku.blogspot.co.id