Manfaat Asam Gelugur

Diposting pada



Dibalik rasa buahnya yg super masam, tersimpan beberapa manfaat dari Asam Gelugur. Di antaranya bisa mengempiskan perut buncit, menurunkan demam, sakit gusi, dan reumatik.

Tidak semua orang mengenal tanaman yg saru ini. buah dan tanaman ini lebih banyak dikenal dikalangan ibu-ibu yg hobi memasak, terutama dalam masyarakat Melayu. Namanya asam gelugur. Bentuknya unik, ibarat buah labu mini, namun gotong royong termasuk dalam keluarga manggis. Tumbuhan yg berasal dari India itu turut dikenal dgn nama asam keping sesudah buahnya dikeringkan. Buahnya berwarna hijau dan kuning keemasan bila sudah tua. Biasanya beliau dijadikan adam keping saat masih berwarna hijau ataupun kuning.

Jika buah ini masih berwarna hijau, asam keping akan terasa sedikit kelat selain masam. Orang Melayu biasa menyebutnya sebagai asam keping atau kayu gelugur. Dalam bahasa Inggris pula disebut Gandarusa. Selain di negara kita, pokok asam gelugur juga banyak tumbuh di Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos, Myanmar, Filiphina dan India.

Pohon asam gelugur bisa tumbuh dan mencapai ketinggian 20 meter. Batang pohoinnya mempunyai kulit berwarna kelabu yg licin, dan dahannya menjurai sampai menyentuh tanah. Daun pohon asam gelugur berwarna hijau gelap, berkilat, panjang sehingga ke penghujung daun. Bunganya berwarna merah. Buah yg sudah masak berwarna kuning.

Pohon yg tergolong dalam keluarga Guttiferea ini telah mendapa perhatian luas sejak belakangan ini. Isi buahnya yg telah direbus dan kemudian diminum airnya, dikatakan bisa dijadikan sebagai materi untuk mengurangi berat badan.

Cara memanfaatkan buah asam gelugur ini, biasanya biah diiris tipis kemudian dijemur sampai kering. Asam gelugur banyak digunakan dalam masakan Sumatera, dan bumbu ini mengatakan rasa asam ibarat bila kita memakai air asam jawa.

Penyedap Makanan

Daun dan bunganya terasa berlemak, sedikit masam anggun dan kelat.Buahnya? sudah tentu sangat masam! tapi, biarpun masam, asam gelugur mempunyai pelbagai manfaat. Buah ini dikatakan mengandug asid sitrik, asid tartarik, asid malik, asid askorbik yg berperanan sebagai anti bakteria, asid chidroksisitrik, flavonoid, serat, vitama botaninya amin, dan mineral.

Kalau belahan buah dijemur di sengatan matahari, warnanya menjelma cokelat ibarat yg dijual di pasar. Proses menjemurnya memakan waktu hampir seminggu sampai 12 hari untuk mendapat hasil asam keping atau asam kering yg baik. Konon, ada perempuan yg mengamalkan minum air asam bisa menurunkan berat badan.

Buah asam gelugur yg sudah masak berwarna kuning, kemudian diiris dan dikeringkan sanggup digunakan dalam masakan. Asam gelugur juga bisa direbus dalam gula dan dimakan sebagai jeruk.

Ternyata asam gelugur atau nama botaninya Garcinia Cambogia ini mengatakan banyak manfaat baik dari sudur pengobatan maupun sebagai penyedap makanan. Biasanya dalam menu-menu masakan Indonesia yg berbahan dasar ikan.

Asam gelugur ini banyak dijual di swalayan terkemuka maupun pasar tradisional. Penggunaannya tinggal mengiris tipis asam gelugur dan ditambahkan 2-4 potong dalam masakan. Asam gelugur juga biasa disebut Malabar Tamarind dan Brindle Berry, sekarang digunakan secara meluas untuk produk mengurangi berat tubuh di Eropa. Dalam pengobatan India kuno (Ayurveda), penggunaan asam gelugur juga mendapat kawasan untuk mengatasi persoalan penyakit cacing, parasit, tumor, dan buang air besar berdarah.

Mampu Kurangi Lemak

Mengapa asam gelugur bermanfaat? Jawabannya, buah asam gelugur kaya materi yg biasa disebut asid hydroxycitric atau HCA yg mana pernah menjadi kajian ilmu pengetahuan wacana makanan. Terbukti, asam gelugur sangat membantu mengekang nafsu makan dan mempercepat penguraian lemak dalam tubuh insan maupun hewan. HCA bertindak menghalangi perubahan masakan bergula dan karbohidrat menjelma lemak. Artinya, HCA dikatakan dipercayai bisa membantu menghalangi penghasilan lemak. Penemuan terbaru didapat melalui cara peningkatan tahap kimia tertentu dalam otak ibarat serotonin, pengatur selera makan. HCA juga dikatakan bisa mengurangi selera makan.

Air rebusan kulit buah asam gelugur juga bisa digunakan untuk merawat reumatisme dan persoalan dalam perut. Selain itu buah tersebut dikatakan bisa mengurangi tekanan darah tinggi. Dalam masyarakat Melayu jaman dulu, pengobatan memakai rebusan air daun dan akar asam gelugur untuk menyembuhkan sakit indera pendengaran melalui tetesan ke dalam telinga. Buah asam gelugur juga dikatakan bisa melegakan kesakitan gusi.

Selain manfaat di atas, asam gelugur juga mempunyai manfaat lain, ialah :
  • Dengan rajin memakan daun, bunga, atau buah asam gelugur dikatakan sanggup menurunkan darah tinggi, merawat kencing manis, menurunkan berat badan, tidak selera makan, dan sakit jantung.
  • Buah, bunga, dan pucuknya bermanfaat sebagai antioksidan. Bagi yg rajin mengkonsumsi, akan senantiasa terlihat abadi muda. Pucuk mudanya yummy dimakan dgn sambal terasi.
  • Asam gelugur boleh dibentuk jus minuman dan sanggup membantu mengurangi kolesterol dalam badan.
  • Air rebusan asam gelugur boleh diminum untuk meredakan demam panas.

Beberapa Resep Pengobatan dgn Asam Gelugur

Sakit Gusi

Caranya: ambil sekeping asam gelugur kering, kemudian basuh sampai higienis sehingga menjadi sedikit lembut dan lunak. Letakkan atau selipkan di selah-selah antara gusi dan bab pipi selama 15 menit. Kemudian buang asam tadi dan berkumurlah dgn air hangat.

Kempiskan Perut Buncit

Caranya: ambil satu atau dua keping asam gelugur yg sudah kering. Lalu masukkan ke dalam segelas air panas. Biarkan beberapa jam sehingga asam keping menjadi kembang dan air menjadi suam atau hangat. Minnum setiap pagi dan malam. Jika dilakukan secara rutin, Insya Tuhan perut yg buncit akan mengempis.

Obat Reumatik

Caranya: air rebusan kulit buah asam gelugur bisa digunakan untuk merawat reumatik. Ambil sejumput kulit buah asam gelugur segar, kemudian rebus. Minum selagi masih hangat.

Obat Sakit Telinga

Caranya: ambil daun dan akar asam gelugur secukupnya, kemudian rebus dgn air. Setelah hangat atau dingin, teteskan sedikit ke dalam telinga.



Sumber: dari banyak sekali sumber.


Sumber http://herbalnewspedia.blogspot.co.id/