Manfaat Dasyat Dari Salad Bagi Tubuh

Diposting pada

Kebiasaan memasukkan salad ke dalam hidangan harian tentu jadi sesuatu yg positif. Salad juga jadi hidangan yg menarik, alasannya yaitu varian komposisinya bisa dipadu-padankan. Yuk simak, beberapa manfaat andal dari hidangan yg punya warna, rasa dan tekstur yg menarik ini!

1. Serat tinggi
Konsumsi salad dgn komposisi tinggi serat bisa mencegah konstipasi sekaligus menurunkan tingkat kolesterol. Serat bisa melancarkan proses perembesan makanan. Juga menurunkan berat tubuh alasannya yaitu bisa menyerap lemak dan membuangnya bersama kotoran. Makanan tinggi serat ibarat salad bisa menciptakan perut terasa lebih kenyg dan jadinya nafsu makan jadi lebih terkontrol. Barbara Rolls, PhD, penulis buku The Volumetrics Eating Plan, menambahkan menyantap serat lebih banyak akan membantu kita merasa lebih kenyg sehingga porsi makan kita menjadi lebih sedikit. Dan itu artinya sangat baik bagi jadwal penurunan berat badan.

2. Manfaat maksimal buah dan sayur
Beragam jenis buah dan sayur bisa dipadukan dalam satu racikan salad. Buah ibarat apel, anggur, jeruk, kiwi, bleuberry dan strawberry sering dijumpai. Untuk jenis sayuran, yg biasa dipakai yaitu selada, wortel, jagung, tomat, kol, plus kacang-kacangan. Paduan segar tersebut selain segar juga kaya nutrisi, bahkan bisa mencegah kanker alasannya yaitu konsumsi buah dan sayur yg tinggi. David Joacobs, PhD, profesor dari Public Health di University of Minnesota menyatakan banyak sekali bukti bahwa buah dan sayur mempunyai kandungan nutrisi yg tinggi sehingga sanggup menawarkan donasi yg besar dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan.

3. Mengurangi kalori
Jika makan salad bisa memicu perasaan kenyg lebih lama, dan mengurangi jumlah kalori yg dikonsumsi. Tak ibarat hidangan tak sehat yg sering dihindari, mengonsumsi salad dalam jumlah tinggi justru banyak dianjurkan. Efek kenyg yg ditimbulkan menciptakan seseorang otomatis mengurangi asupan kuliner tinggi kalori. Sebuah studi memperlihatkan dgn mengonsumsi hidangan rendah kalori, ibarat salad sayuran dgn 150 kalori atau kurang, bisa meningkatkan kepuasan atau rasa kenyg dan memangkas total jumlah kalori yg seharusnya dikonsumsi selama makan. Motonya ‘bigger is better’, tapi yg dimaksud dgn moto ini yaitu volume saladnya bukan jumlah kalorinya. Jadi, tambahkan jumlah sayuran dan kurangi dressing serta pernak-pernik yg berlemak lainnya.

4. Dapatkan lemak baik
Tubuh juga membutuhkan lemak baik yg biasa ditemukan dalam olive oil, alpukat, juga kacang-kacangan. Memadukan kuliner yg mengandung lemak baik dgn aneka sayuran membantu tubuh menyerap nutrisi. Studi terbaru dari Ohio State University mengukur seberapa baik phytochemical terserap oleh tubuh sesudah orang mengonsumsi salad selada, wortel, dan bayam, bersama atau tidak bersama 2 ½ sdt avokad. Hasilnya, para  pemakan avokad menyerap alpha karoten 8 kali lebih banyak dan beta karoten 13 kali lebih banyak, dibanding kelompok yg memakan salad tanpa avokad. Dan kedua nutrisi tersebut dipercaya akan membantu kita terlindung dari penyebab kanker dan penyakit jantung.


Mitos-mitos seputar salad:

1. Salad dibersihkan menggunakan air yg mengandung klorin 
Pastikan Anda terlebih dahulu mencuci salad sebelum mengonsumsinya. Beberapa produsen umumnya akan yg memasukkan sedikit kandungan klorin dalam air untuk mencuci sayur, tapi hal ini tidak dianggap terlalu membahayakan. Klorinasi yaitu proses penghilangan basil penyakit dan mikroorganisme dalam air ledeng, air higienis atau air minum. Proses klorinasi tersebut sangat efektif untuk menghilangkan basil penyakit, tetapi di balik keampuhannya itu, kadar klorin yg tinggi juga berbahaya bagi kesehatan. Namun demikian, ketika ini sudah semakin banyak produsen yg tidak menggunakan klorin dalam air cucian, melainkan dgn menggunakan mata air murni. 

2. Salad membosankan 
Jika Anda selalu menggonsumsi jenis salad yg sama setiap hari ibarat contohnya salada, tomat dan mentimun, masuk akal saja bila Anda menjadi bosan. Bagaimana mengatasinya? Kuncinya yaitu bereksperimen. Mulailah dgn mencoba untuk mengonsumsi sayuran yg berbeda ibarat contohnya bayam, daun singkong, pepaya dan menambahkan rempah-rempah segar ibarat ketumbar, peterseli dan kemangi. Kombinasi ini akan membawa rasa yg gres pada pengecap Anda. Selain itu, Anda juga sanggup bereksperimen dgn mencoba sejumlah materi lainnya ibarat lobak, seledri, daun bawang, bit, bawang merah, paprika, wortel, buncis, kacang merah merah, kacang polong, jagung bagus dan jamur. Untuk mendapat rasa yg manis, Anda bisa mencampurkan nanas, kismis, mangga, apel atau jeruk. 

3. Harus menghindari salad yg disajikan dgn saus (dressing) tertentu alasannya yaitu tinggi lemak 
Penelitian dari Ohio State University Amerika Serikat telah memperlihatkan bahwa mengonsumsi selada segar dgn sedikit lemak sanggup membantu tubuh menyerap antioksidan ibarat lycopene yg ditemukan dalam tomat, betakaroten ditemukan dalam wortel, serta lutein dan zeaxanthin yg ditemukan dalam daun salad. Ingat, tanpa adanya kandungan lemak, tubuh insan tidak sanggup menyerap banyak dari antioksidan penting, yg telah terbukti sanggup menjaga kesehatan jantung dan risiko lebih rendah terkena kanker. 

4. Salad kemasan mengandung sedikit nutrisi 
Segala macam buah dan sayuran umumnya akan kehilangan vitamin sesudah dipetik. Semakin usang buah dan sayuran itu hingga ke piring Anda, maka semakin rendah pula kandungan vitaminnya. Bahkan, salad yg Anda beli pribadi dari petani mungkin telah kehilangan sejumlah besar kandungan nutrisi ketika kuliner itu hingga ke piring Anda. Selada yg ketika dipanen terpapar sinar matahari sepanjang hari juga besar kemungkinan vitamin C-nya akan hancur. Namun ingat, sebagian besar salad juga mengandung bahan-bahan lain yg diharapkan oleh tubuh ibarat mineral, antioksidan, serat dan air. 

5. Salad selalu rendah kalori 

Salad sanggup menjadi pilihan terbaik untuk Anda menjaga ukuran pinggang tetap ramping dan ideal. Tetapi salad dgn adonan kacang, biji, keju, daging dan mayones biasanya mempunyai kandungan kalori yg tinggi dan bahkan lebih berbahaya ketimbang steak dan keripik.




Sumber: dari aneka macam sumber.



Sumber http://herbalnewspedia.blogspot.co.id/