Racun Laba-Laba Sebagai Natural Viagra?

Diposting pada


Disfungsi ereksi atau yg dulu dikenal dgn istilah impotensi yaitu salah satu gangguan seksual pada laki-laki yg ditandai dgn tanda-tanda penis yg sulit ereksi dikala sedang berafiliasi intim.

Disfungsi ereksi yaitu salah satu gangguan seksual yg ditandai dgn ketidakmampuan penis untuk ereksi dgn keras atau mempertahankannya tetap keras ketika melaksanakan aktifitas seksual bersama pasangan.

Masalah ereksi yg tidak bisa keras biasanya bersifat sementara dan tidak terlalu diperhatikan oleh penderita. Tetapi kalau disfungsi ereksi (impotensi) yg dialami sudah berlangsung cukup lama, yg berdasarkan WHO mencapai 3 bulan atau lebih, mengakibatkan stres, menjadikan duduk kasus dgn istri dan atau telah mempengaruhi tingkat kepercayaan diri, maka itu yaitu menandakan untuk segera ke dokter untuk berobat.

Meskipun banyak laki-laki yg merasa aib bertemu terapis seks atau dokter untuk konsultasi mengenai duduk kasus ereksi yg dialami, hal tersebut perlu dilakukan alasannya disfungsi ereksi bisa jadi yaitu menandakan adanya kondisi kesehatan yg perlu segera ditangani menyerupai penyakit jantung dan diabetes. Dengan mengetahui dan menangani penyakit penyebabnya, maka Pengobatan disfungsi ereksi sanggup dilakukan dgn tepat.

Kapan seseorang bisa dikatakan menderita disfungsi ereksi?

Karena masalah disfungsi ereksi biasanya unik dan dipengaruhi oleh faktor situasi dan kondisi psikis, maka penderita perlu memperhatikan kualitas ereksinya pada beberapa kondisi di bawah ini:
  1. Saat bercumbu/foreplay, penis seharusnya ereksi dgn keras, apalagi kalau pasangan memberi rangsangan yg cukup usang di kawasan kelamin.
  2. Saat penetrasi ke dalam vagina, penis harus cukup keras dan tegang biar bisa menembus liang vagina istri.
  3. Saat melaksanakan aktifitas korelasi seks, penis akan bergerak berulang-ulang di dalam vagina. Saat itu, penis harus dalam keadaan ereksi keras hingga ejakulasi terjadi.
Penis sebenarnya sekumpulan daging dan pembuluh darah yg tak bertulang, beliau hanya bisa keras dan tegang kalau terisi penuh dgn darah, terdapat beberapa syarat biar penis bisa ereksi keras menyerupai kondisi kesehatan fisik, psikis dan situasi yg mendukung. Adanya duduk kasus pada salah satu hal tersebut akan mempengaruhi kualitas ereksi penis.

Banyak pasangan suami istri yg melaksanakan korelasi intim dua atau tiga kali seminggu, yg artinya delapan hingga dua belas kali sebulan, artinya dalam tiga bulan sekitar 30 hingga 40 kali suami gagal ereksi gres bisa dikategorikan menderita disfungsi ereksi. 

Disfungsi ereksi kadang terjadi sesekali saja dan tidak permanen. Banyak laki-laki mengalaminya alasannya stres, sehabis duduk kasus hulang kemampuan seksual kembali nirmal. Namun, pada umumnya impotensi ini yaitu menandakan adanya duduk kasus kesehatan yg memerlukan pengobatan. Gangguan seksual ini juga sanggup menjadi menandakan adanya duduk kasus emosional atau relasionship dgn pasangan yg membutuhkan konsultasi dgn seorang profesional.

Jadi sanggup disimpulkan bahwa definisi disfungsi ereksi (impotensi) yg benar yaitu ketidakmampuan untuk mendapat atau mempertahankan ereksi yg cukup keras untuk melaksanakan korelasi seksual, dimana kondisi tersebut telah terjadi pada rentan waktu satu hingga tiga bulan.


Konon salah satu obat alternatif yg disebut-sebut sanggup menyembuhkan disfungsi ereksi secara permanen yaitu racun laba-laba dari negara Brasil.

Setidaknya demikian hasil sebuah penelitian terkini ihwal imbas racun laba-laba Brasil yg dikenal sangat berbisa terhadap ‘senjata’ andalan para laki-laki di seluruh dunia.

Sesungguhnya medis memperlihatkan beberapa alternatif pengobatan disfungsi ereksi menyerupai penggunaan obat penguat ereksi menyerupai viagra, pompa, vacuum, suntik dan operasi. Tapi metode tersebut hanya memperlihatkan imbas jangka pendek dan penggunaan jangka panjang sanggup membuat ketergantungan.

Padahal jumlah penderita disfungsi ereksi setiap tahunnya bertambah. Sebuah studi baru-baru ini dilakukan oleh para peneliti di Johns Hopkins University dan menemukan bahwa ada sekitar 18 juta orang di Amerika Serikat yg menderita disfungsi ereksi.

Penelitian tersebut juga memperlihatkan bahwa sekitar satu dari tiga penderita disfungsi ereksi ringan hingga berat tidak bereaksi terhadap pil viagra yg diresepkan dokter, beberapa yg lain justru lebih cocok dgn pil alternatif menyerupai cialis dan levitra.

Racun Laba-Laba Brasil Adalah Natural Viagra

Racun laba-laba Brasil atau yg dikenal dgn nama ilmiah Phoneutria nigriventer yaitu salah satu jenis laba-laba beracun yg kebanyakan hidup di sekitar kebun pisang dan alasannya itu laba-laba ini disebut juga laba-laba pisang.

Laba-laba ini oleh warga setempat dikenal sangat beracun. Dengan hanya satu gigitan dari salah satu kaki dari delapan kaki yg dimilikinya sudah sanggup merusak sistem syaraf dan menyembabkan timbulnya kesulitan mengendalikan otot-otot tubuh.

Gigitan laba-laba ini juga sanggup mengakibatkan sesak nafas pada korban. Terlambat minum obat anti racun sanggup mengakibatkan selesai hidup akhir kekurangan oksigen.

Sampai dikala ini ada 10 dari 7000 orang telah meninggal akhir gigitan laba-laba Brasil. Para korban laki-laki yg selamat menceritakan mereka mengalami ereksi yg sangat berpengaruh selama beberapa jam pasca digigit laba-laba tersebut.

Kondisi penis yg mengalami ereksi lebih dari empat jam secara terus menerus dalam dunia medis disebut priapisme. Kondisi ini kalau tidak segera disembuhkan sanggup mengakibatkan impoten permanen pada laki-laki akhir rusaknya struktur di dalam penis.

Fenomena ereksi berkepanjangan akhir gigitan laba-laba Brasil menarik perhatian spesialis ilmu faal dari Medical College of Georgia berjulukan Kenia Pedrosa Nunes. Peneliti ini beropini bisa laba-laba Brasil sanggup dipakai untuk mengobati disfungsi ereksi pada laki-laki kalau dosisnya tepat.

Menurut Kenia, bisa laba-laba Brasil bisa menjadi obat disfungsi ereksi yg manjur kalau racun dalam bisa tersebut sanggup dihilangkan. “Racun tersebut yaitu adonan dari beberapa molekul,” tulis Kenia didalam Journal of Sexual Medicine belum usang ini.

Kenia Nunes melaksanakan uji coba terhadap binatang dgn memperlihatkan materi aktif dgn label Pntx2-6 yg berasal dari bisa laba-laba kepada tikus yg menderita disfungsi ereksi akhir tekanan darah yg tinggi.

Dari penelitiannya tersebut, Kenis menemukan kalau materi aktif tersebut berfungsi sangat baik pada tikus. Dan alasannya fungsinya yg luar biasa itu, Kenis menyebut racun laba-laba sebagai natural viagra.

Masih berdasarkan Kenia, cara kerja racun laba-laba Brasil berbeda dgn cara kerja viagra dalam menjadikan ereksi. “Racun laba-laba mempunyai jalur yg berbeda dalam mengakibatkan penis menjadi tegang dan keras, jalur tersebut sanggup meminimalkan imbas samping yg biasa diderita pengguna viagra.

Tentu dgn inovasi ini para laki-laki penderita disfungsi ereksi bisa sedikit berbahagia terutama oleh mereka yg tidak cocok dgn sistem pengobatan konvensional.

“Racun laba-laba sanggup menjadi pengobatan alternatif disfungsi ereksi,” terang Kenis Nunes. Jika segalanya berjalan sesuai jadwal, maka tidak usang lagi racun laba-laba Brasil sanggup ditemui di rak-rak apotik dan toko obat di seluruh dunia.

Sampai dikala ini ada banyak pengobatan alternatif disfungsi ereksi yg biasa dipilih oleh penderita yg tidak mau memakai obat berpengaruh yg diresepkan dokter, salah satunya dgn mengkonsumsi obat tradisional penyembuh impotensi.

INGAT! Untuk hasil yg lebih cepat anda boleh memakai obat yg berasal dari racun laba-laba Brasil, tapi anda harus menunggunya, setidaknya hingga keluar rekomendasi dari Balai Obat dan Makanan.



Sumber: dari aneka macam sumber.



Sumber http://herbalnewspedia.blogspot.co.id/