Manfaat Minum Kunyit Setiap Hari

Manfaat Mengkonsumsi Kunyit Setiap Hari – Kunyit merupakan tanaman tahunan asli dari India barat. Kunyit biasa dikonsumsi dalam bentuk bubuk dan digunakan sebagai bumbu. Kunyit termasuk dalam family jahe dan sangat dihargai dalam tradisi kuliner budaya India dan negara Asia lainnya. Di samping itu semua, manfaat minum kunyit bagi kesehatan sangat banyak sekali.

Pertanyaannya: bolehkah minum kunyit asam setiap hari? Apakah ada aturan dosis tersendiri?

[toc]

Aturan dan Manfaat Minum Kunyit Setiap Hari

Salah satu zat phytochemical penting dalam kunyit merupakan kurkuminoid. Zat ini juga biasa dikenal sebagai kurkumin, disebutkan memiliki banyak manfaat yang menguntungkan. Ada lebih dari 9000 penelitian ilmiah yang telah mengulas khasiatnya bagi kesehatan kita. Air kunyit merupakan salah satu minuman sehat yang bisa Anda minum. Air kunyit ini merupakan cara yang bagus untuk memulai hari Anda dengan dorongan sehat.

A. Aturan Takaran Minum Kunyit Setiap Hari

Cara Membuat Minuman Kunyit: Air Hangat + Resep Sehat Kunyit

1. Bahan:

  • 8 ons air yang disaring
  • ½ sdt kunyit
  • 1 sdt madu (opsional)

2. Cara Membuat:

  • Panaskan air sampai mendidih.
  • Masukkan kunyit ke dalam cangkir.
  • Sedikit aduk dalam air hangat sampai tercampur rata.
  • Tambahkan madu jika diinginkan untuk menambah rasa.

kunyit untuk batuk

Anda juga bisa mengganti aturan resep di atas dengan minuman kunyit asam. Ramuan yang juga disebut kunir asam ini memiliki banyak khasiat tambahan, sehingga Anda perlu mempertimbangkannya ke dalam jamu harian Anda.  Adapun resep dasar kunir merupakan: (1) kunyit asam, (2) asam lama, (3), gula merah / madu, (4) jeruk nipis, dan (5) sinom.

B. 12 Manfaat Kunyit Bila Diminum Setiap Hari

Menambahkan kunyit ke menu konsumsi harian merupakan salah satu pilihan bijak. Karena, inilah khasiat minum kunyit setiap hari:

1. Mencegah pertumbuhan kanker

Dokter di UCLA menemukan bahwa kurkumin, komponen utama dalam kunyit, dapat memblokir enzim yang meningkatkan pertumbuhan kanker kepala dan leher.

Kunyit juga dikenal mampu meredakan berbagai jenis kanker seperti rektum, prostat, payudara, dan paru-paru. Ini karena kunyit mengandung duiker cement (curcumin) yang menghalangi tumor ganas berkembang. Hal ini memungkinkan membuat tubuh Anda bekerja melawan sel kanker.

2. Memelihara kesehatan jantung

Penelitian menjelaskan, curcumin dapat membantu mencegah penumpukan plak yang dapat menyumbat arteri dan menyebabkan serangan jantung dan stroke.

3. Membentu Mengontrol Gula (Diabetes)

Minum air kunyit juga meningkatkan kontrol glukosa dan meningkatkan efek obat yang digunakan untuk mengobati diabetes. Ini membantu dalam mengurangi resistensi insulin, yang dapat mencegah timbulnya diabetes Tipe-2.

Namun, bila dikombinasikan dengan obat-obatan lain yang kuat, kunyit dapat menyebabkan hipoglikemia (gula darah rendah). Sebaiknya berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengkonsumsi kapsul kunyit.

4. Merangsang sistem kekebalan tubuh

Kunyit mengandung zat lipopolisakarida. Zat itu dapat merangsang sistem imunitas. Agen anti-jamur, anti-virus, dan anti-bakteri di dalamnya juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sistem imunitas yang kuat mengurangi peluang terkena pilek, flu & batuk.

Penderita pilek, batuk atau flu, bisa cepat merasa baikan dengan mencampur sesendok teh kunyit bubuk ke dalam segelas susu hangat dan meminumnya 1x sehari.

5. Melindungi dari peradangan

Penyebab utama dari banyak penyakit merupakan peradangan. Curcumin memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat dan dengan demikian efisien melawan radang dan melindungi organisme.

6. Mendorong perbaikan sel di otak

Penelitian telah menemukan bahwa ‘ar-turmerone’, senyawa lain yang ditemukan dalam kunyit, dapat mendorong perbaikan di sel-sel induk otak. Hal ini berarti dapat membantu dalam pemulihan dari penyakit neurodegeneratif seperti stroke dan Alzheimer.

Peradangan otak diduga menjadi salah satu penyebab utama gangguan kognitif seperti penyakit Alzheimer. Kunyit mendukung kesehatan otak secara keseluruhan dengan membantu menghilangkan penumpukan plak di otak dan meningkatkan aliran oksigen. Kunyit juga bisa mencegah perkembangan penyakit Alzheimer.

7. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol

Kunyit membantu menurunkan kadar kolesterol berkat cucurmin yang dikandungnya, yang mendorong hati untuk membantu menyingkirkan lebih banyak kolesterol jahat dalam tubuh.

Penelitian telah membuktikan bahwa mengkonsumsi kunyit dapat menurunkan kadar kolesterol serum. Sudah diketahui bahwa kolesterol tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan serius lainnya. Mempertahankan tingkat kolesterol yang tepat dapat mencegah banyak penyakit jantung.

8. Meningkatkan Fungsi Kandung Empedu (Memelihara Hati)

Kunyit meningkatkan fungsi kandung empedu yang tepat, melindungi hati dari konsekuensi berbahaya dari racun dan secara efektif meregenerasi sel-sel hati yang rusak.

Meminum air kunyit merupakan salah satu metode ampuh dalam memelihara hati alias liver. Kunyit dapat membilas racun dan unsur berbahaya lainnya dari hati dan tubuh Anda secara keseluruhan. Proses yang cepat dari kunyit membuat Anda merasa segar kembali dengan cepat.

9. Meringankan Penyakit-penyakit yang Terkait Arthritis

Peneliti menemukan bahwa kunyit telah terbukti membantu meringankan rasa sakit yang terkait dengan arthritis (radang sendi) karena sifat anti-peradangannya.

Sifat anti-inflamasi dalam kunyit sangat bagus untuk mengobati osteoarthritis dan rheumatoid arthritis. Selain itu, antioksidan kunyit menghancurkan radikal bebas dalam tubuh yang merusak sel-sel tubuh. Telah ditemukan bahwa penderita rheumatoid arthritis yang mengkonsumsi kunyit secara teratur mengalami banyak mengalami kemajuan dalam kondisi mereka.

10. Meningkatkan Sistem Pencernaan

Kunyit sangat membantu dalam mengobati sebagian besar bentuk penyakit radang usus, termasuk kolitis ulserativa. Namun, perlu diingat bahwa penderita penyakit kandung empedu tak boleh mengonsumsi kunyit sebagai suplemen. Hal ini karena dapat memperburuk kondisi. Cara mengatasinya merupakan mengonsumsi kunyit yang mentah ketika menderita gangguan pencernaan.

11. Mencegah Flu dan Demam

Kunyit merupakan salah satu cara terbaik dalam menyembuhkan pilek. kunyit membantu menghilangkan pilek, demam, sinusitis dan berbagai gangguan yang terkait dengannya. Kunyit juga dapat mencegah flu. Kunyit meningkatkan imunitas dan membuat tubuh mampu melawan kuman, bakteri dan mikro-organisme lain yang menyebabkan pilek dan batuk.

Cara menggunakan kunyit untuk demam: Minum air rebusan kunyit atau kunyit asam sebelum tidur. Selain itu, Anda dapat mencuci hidung yang mendisinfeksi nasofaring Anda dan mengurangi lendir yang terakumulasi. Anda hanya perlu menambahkan setengah sendok makan bubuk kunyit dan setengah sendok makan garam dalam air hangat.

12. Mengobati Luka

Kunyit sangat kaya akan khasiat antibiotik alami. Oleh karena itu dapat menenangkan luka terbuka, bernanah, terbakar, peradangan atau gatal pada luka. Kunyit membuat sistem kekebalan Anda kuat sehingga tubuh Anda dapat menangani penyakit dengan kuat. Selain itu, kunyit merupakan tonik yang berguna untuk kulit Anda dan mengobati banyak penyakit kulit.

Cara menggunakan kunyit untuk luka: Rebus air selama 10 menit dan tambahkan kunyit ke dalamnya. Anda bisa memilih mencampur madu ke dalamnya. Minum ramuan tersebut.

C. Efek Samping Minum Kunyit Setiap hari

Manfaat Minum Kunyit Setiap Hari

Manfaat Minum Kunyit Setiap Hari

Kunyit memiliki potensi efek samping jika diminum setiap hari. Tapi efek samping tersebut lebih disebabkan karena empat faktor, yaitu: dosis konsumsi kunyit yang berlebihan dan kualitas kunyit yang buruk.

Beberapa efek sampingnya ada berupa masalah perut, alergi dan gangguan pada darah. Selain itu pernah ada laporan tentang gangguan seperti ruam kulit, gatal, pendarahan yang berlebihan saat menstruasi, bau tubuh, dan lain-lain.

Adapun efek samping minum kunyit setiap hari lainnya kami bahas di artikel: Efek Samping Kunyit.

D. Dosis Minum Kunyit

Dosis Kunyit untuk Dewasa

Ekstrak Kunyit dengan Mulut:

  • Alergi rhinitis (hayfever . 500 mg ekstrak kunyit, bahan kimia dalam kunyit, telah digunakan setiap hari selama 2 bulan.
  • Depresi . 500 mg ekstrak kunyit, bahan kimia dalam kunyit, telah diminum dua kali sehari, sendiri atau bersama dengan 20 mg fluoxetine setiap hari, selama 6-8 minggu.
  • Untuk kolesterol tinggi : 1,4 gram ekstrak kunyit dalam dua dosis terbagi setiap hari selama 3 bulan telah digunakan.
  • Untuk gatal (pruritus) : 1500 mg kunyit dalam tiga dosis terbagi setiap hari selama 8 minggu telah digunakan. Juga, produk khusus yang mengandung ekstrak kunyit (C3 Complex, Sami Labs LTD) ditambah lada hitam atau lada panjang telah digunakan setiap hari selama 4 minggu.
  • Untuk osteoartritis : 500 mg produk kunyit non-komersial empat kali sehari selama 4-6 minggu telah digunakan. 500 mg ekstrak kunyit khusus (Turmacin, Natural Remedies Pvt. Ltd.) telah digunakan dua kali sehari selama 6 minggu. 500 mg ekstrak kunyit khusus (Meriva, Indena) mengandung kunyit dan fosfatidilkolin telah digunakan dua kali sehari selama 2-3 bulan. Produk kombinasi lainnya juga telah digunakan. Produk khusus yang mengandung 1050 mg ekstrak kunyit dan 450 mg ekstrak Boswellia (Curamin, EuroPharma USA) telah digunakan selama 12 minggu.

Dosis Kunyit untuk Anak-anak

Ekstrak Kunyit Dengan Mulut:

Untuk kolesterol tinggi : 1,4 gram ekstrak kunyit dalam dua dosis terbagi setiap hari selama 3 bulan telah digunakan pada anak-anak setidaknya 15 tahun.


Sumber artikel tentang minum kunyit setiap hari

  1. www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-662/turmeric
  2. www.naturalnewsblogs.com/10-reasons-everyone-drink-warm-water-turmeric-every-morning/
  3. www.top10homeremedies.com/kitchen-ingredients/10-health-benefits-of-turmeric.html
  4. www.mindbodygreen.com/0-6873/25-Reasons-Why-Turmeric-Can-Heal-You.html
  5. positivemed.com/2016/03/15/turmeric-water/
  6. bembu.com/turmeric-manfaat
  7. righthomeremedies.com/9-reasons-everyone-should-drink-turmeric-water-everyday

Efek Samping Kunyit

Efek Samping Kunyit – Tanaman ini juga dikenal sebagai rempah sehat di muka Bumi. Kunyit telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati berbagai macam penyakit. Manfaatnya mulai dari detoksifikasi tubuh, meningkatkan pencernaan, sampai melawan peradangan kronis dan kanker. Tampaknya, Kunyit benar-benar hampir memiliki segalanya.

Namun, untuk sekelompok kecil orang, kunyit memiliki efek samping yang dapat lebih berbahaya daripada manfaatnya. Ayo kita bahas tentang efek samping kunyit, agar kita bisa mewaspadai.

12 Efek Samping dari Kunyit

Sebelum Anda mulai menambahkan kunyit ke menu  harian Anda – baik itu berupa akar kunyit, bubuk atau kapsul / suplemen – pastikan Anda tidak masuk ke salah satu kelompok yang disebutkan di bawah. Jika tidak, maka ramuan ajaib ini dapat menjadi mimpi terburuk bagi Anda. Berikut bahaya efek samping dari makan atau minum kunyit:

1. Dapat Memperburuk Masalah Kandung Empedu

Menurut National Institutes of Health (NIH), yang terbaik merupakan menghindari suplemen kunyit ketika berkutat dengan masalah kantung empedu seperti batu empedu atau obstruksi saluran empedu. Karena mungkin bisa menjadi lebih buruk ketika mengkonsumsi kunyit.

2. Menaikkan Tingkat Oksalat 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menunjukkan bahwa kunyit meningkatkan jumlah oksalat yang dikeluarkan melalui urin. Ini dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada orang yang rentan untuk mendapatkannya.

3. Meningkatkan Asam Lambung

Kunyit telah menunjukkan banyak efek menguntungkan dalam mengobati berbagai macam keluhan pencernaan. Tetapi jika Anda mengidap gangguan seperti asam lambung, GERD (gastroesophageal reflux disease), atau sakit maag, maka Anda harus berhati-hati dalam mengkonsumsi kunyit. Karena kunyit dapat menstimulasi produksi asam, sesuatu yang tidak Anda inginkan terjadi ketika Anda sudah terlalu banyak memproduksinya.

4. Mengencerkan darah

Menurut NIH, kunyit dalam dosis tinggi dan suplemen, tidak boleh diambil oleh orang-orang yang mengalami gangguan dengan pembekuan darah atau untuk orang yang memiliki gangguan pendarahan. Kunyit dapat mengencerkan darah dan juga terbukti berinteraksi dengan obat yang mencegah pembekuan darah. Ini termasuk: aspirin, ibuprofen (Advil), dan warfarin (Coumadin).

Menurut NIH, kunyit tidak boleh dikombinasikan dengan suplemen herbal tertentu yang mengencerkan darah juga. Beberapa di antaranya yaitu: angelica, cengkeh, danshen, bawang putih, jahe, ginkgo, Panax ginseng, semanggi merah, dan willow.

Dianjurkan untuk berhenti mengonsumsi suplemen kunyit minimal 2 minggu sebelum operasi untuk menghindari perdarahan ekstra selama dan setelah operasi.

5. Kehamilan dan kunyit

Meskipun aman untuk makanan (segar atau bubuk) kunyit saat hamil atau menyusui, kunyit dalam bentuk suplemen harus dihindari dengan segala cara. Seperti yang disebutkan di atas, kunyit bisa mengencerkan darah atau menstimulasi uterus dan menstruasi, yang membuat kehamilan berisiko.

Meskipun tidak banyak studi yang meneliti kunyit dengan kehamilan atau kunyit dengan menyusui, lebih baik bermain dengan aman.

6. Mengganggu Pengobatan Diabetes

Kunyit merupakan rempah yang luar biasa untuk mengontrol kadar gula darah. Orang-orang di seluruh dunia, berjuang dengan pra-diabetes atau diabetes tipe II, telah melihat beberapa hasil luar biasa melalui suplementasi dengan kunyit.

Namun, kunyit cukup aman digunakan oleh orang yang tidak mengonsumsi obat penurun gula darah. Karena ketika digabungkan, kadar gula darah turun sangat rendah sehingga dapat menyebabkan hipoglikemia.

Manfaat Minum Kunyit

Manfaat Minum Kunyit

7. Jika Anda Menderita Asam Perut Berlebihan

Para ahli mengatakan bahwa tidak ada risiko efek samping jika kunyit digunakan dalam dosis yang dianjurkan. Masalah muncul jika dikonsumsi dalam dosis tinggi karena dapat meningkatkan kadar asam di lambung, yang dapat merusak lapisan kerongkongan jika mulai naik.

Jika ini terjadi, maka juga akan menyebabkan hyperacidity, heartburn, dan ulkus usus atau perut. Bahkan dapat memperburuk kasus-kasus tersebut. Gejala terkait lainnya yang mungkin muncul termasuk kembung, kram perut, mual, dan nyeri dada.

8. Memperburuk Masalah Kandung Empedu

Kunyit dapat melakukan dua hal untuk kantung empedu Anda. Pertama.  kunyit dapat membantu mengatur jumlah empedu yang diproduksi kandung empedu. Kedua, dapat menghalangi saluran empedu dan menyebabkan pembentukan batu empedu. Namun, efek yang terakhir ini hanya akan terjadi jika kandung empedu Anda tidak dalam kondisi baik.

9. Memperburuk Masalah Hati (liver)

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kunyit memiliki efek pada bagaimana organ memproses beberapa obat, dan dapat menyebabkan masalah hati (liver). Sehubungan dengan itu, para ahli sekarang menekankan pada orang-orang dengan gangguan liver untuk berhati-hati saat mengkonsumsi suplemen kunyit.

10. Ketika Anda Memiliki Gangguan Pembekuan Darah

Kunyit dikenal karena sifat anti-peradangannya. Namun,  juga dapat memiliki efek buruk jika dikombinasikan dengan obat anti-pembekuan, yang dapat menyebabkan memar dan perdarahan.

Anda bisa mendapatkan efek semacam itu jika Anda mengonsumsi kunyit bersama dengan salah satu obat pengencer darah seperti: aspirin, obat antiplatelet, dan warfarin.

Hal yang sama terjadi jika Anda mengkonsumsi kunyit dengan obat herbal yang dikenal karena efek pengencer darah mereka, seperti semanggi merah, jahe, bawang putih, dan willow.

Penting juga untuk berhenti mengonsumsi suplemen kunyit dua minggu sebelum prosedur pembedahan untuk menghindari efek pengencer darah.

11. Jika Anda Hamil atau Menyusui

Para ahli menyarankan wanita hamil untuk menghindari penggunaan kunyit dosis tinggi untuk mencegah efek samping. Di antara kemungkinannya termasuk merangsang rahim, yang dapat membahayakan kehamilan.

12. Obat Tekanan Darah dan Diabetes

Menggunakan kunyit dalam jumlah banyak dalam bentuk apa pun dapat menyebabkan tekanan darah rendah atau gula darah. Oleh karena itu, orang yang memakai obat untuk diabetes atau mereka yang dimaksudkan untuk mengatur tekanan darah harus berhati-hati ketika menggunakan kunyit sebagai suplemen. Ini dapat meningkatkan efeknya. Sehingga mengarah ke gejala seperti detak jantung cepat, penglihatan kabur, dan kebingungan.

Oleh karena itu, tidak disarankan untuk mengkonsumsi kunyit bersama dengan obat untuk diabetes.

Aturan Mengkonsumsi Kunyit untuk Menghindari Efek Samping

Orang-orang yang tidak memiliki kondisi medis termasuk dalam daftar di atas, dapat menggunakan 3 gram kunyit tanah kering sehari. Ini sekitar 1,5 sendok teh bubuk kunyit atau 1-2 sendok makan akar parut segar.

Sedangkan untuk suplemen, University of Maryland Medical Center merekomendasikan dosis 400-600 mg, hingga 3 kali sehari, sedangkan NIH menyarankan Anda dapat mengonsumsi hingga 500 mg, 4 kali sehari.

Efek Samping Kunyit

Efek Samping Kunyit

Jika Anda mengalami salah satu masalah di atas, bicaralah dengan dokter atau dokter Anda. Menambahkan akar atau bubuk kunyit ke menu makan Anda, dalam jumlah sedang, dalam banyak kasus akan baik-baik saja. Sedangkan suplemen lebih terkonsentrasi, sehingga harus berhati ketika mengkonsumsinya.

Memanfaatkan khasiat obat kunyit aman selama dikonsumsi dalam dosis yang dianjurkan. Kasus-kasus yang disebutkan di atas hanyalah beberapa contoh yang menjadi risiko, jika Anda tidak mengikuti aturan mengkonsumsi kunyit.

Perlu diingat bahwa dosis standar dan aman untuk kunyit merupakan 400-600mg bubuk, diminum 1 hingga 3 kali sehari.

Jika Anda memiliki kondisi yang sudah ada sebelumnya, satu-satunya cara untuk mengetahui dosis aman dan mengetahui lebih lanjut tentang kapan harus menghindari kunyit, merupakan dengan berkonsultasi dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Sumber Info Efek Samping Kunyit

  1. umm.edu/health/medical/altmed/herb/turmeric#sthash.CjaZql4c.dpuf
  2. nccih.nih.gov/health/turmeric/ataglance.htm
  3. www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/18469248
  4. www.livescience.com/41760-turmeric-supplement-facts.html
  5. www.memory-improvement-tips.com/side-effects-of-turmeric.html
  6. herbs.lovetoknow.com/Side_Effects_of_Turmeric
  7. www.turmericforhealth.com/general-info/side-effects-of-turmeric
  8. www.seattletimes.com/life/wellness/people-on-blood-thinners-must-avoid-turmeric/