daun manis stevia rebaudiana

Apa itu Stevia Rebaudiana

Spesies Stevia rebaudiana, lebih sering dikenal sebagai ‘sweetleaf, ‘Sugar Leaf, ‘daun manis, atau cukup ‘stevia, sering ditanam untuk daun pemanis. Untuk pemanis & gula pengganti, rasa stevia mempunya onset lambat & durasi yang lebih lama dibanding gula, & beberapa ekstrak yang barangkali mempunyai rasa pahit / licorice sebagaimana aftertaste dalam konsentrasi tinggi.

Penting untuk Dibaca Juga:

  1. Benarkah Stevia Pengganti Gula Aman Untuk Dikonsumsi?
  2. Kenali Keburukan Gula Stevia

Di Amerika Selatan, semak tsb dinamakan Stevia Rebaudiana sudah dipakai untuk pemanis & obat herbal sejak berabad-abad. Tetapi Kemudian Pemanis yang berasal dari tanaman yang diekstrak dari daun / beberapa senyawa manis dibatasi.

Senyawa-senyawa yang menimbulkan rasa manis di daun Stevia disebut Stevioside & rebaudioside A. Mereka berdua ini lebih manis seratus kali dibanding gula. Tetapi Stevia cenderung memiliki rasa pahit setelah rasa manis. Rebaudioside A memiliki setidaknya zat kepahitan dan karena itu pemanis Stevia komersial yang sudah diproses lebih populer.

Fakta-Fakta Tentang Stevia Rebaudiana

budidaya stevia rebudiana

budidaya stevia rebudiana

Stevia Rebaudiana merupakan satu-satunya species dari sekitar 200 jenis stevia di Amerika Selatan yang bisa dipakai sebagai pemanis. Tahun 70-an, stevia sudah banyak digunakan secara luas sebagai alternatif gula.

Di Jepang dinamai “sutebia”, 5,6% gula yang ada di pasar ialah stevia. Sebagai pemanis pengganti gula sudah tentu Stevia aman digunakan, bahkan bermanfaat sebagai obat dibanding pemanis buatan semisal aspartam & sakarin.

Di Indonesia, penelitian untuk pengembangan stevia sudah dilakukan sejak tahun 84 oleh Balai Penelitian Bioteknologi Perkebunan Indonesia. Dan menciptakan bibit unggul klon BPP 72. Stevia mempunyai keunggulan semisal kemanisannya yang 200-300 kali tingkat kemanisan tebu. Juga rendah kalori sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes & pengidap obesitas. Stevia juga  memeliki sifat non-karsinogenik.

Zat pemanis stevia, yakni steviosida & rebaudiosida tak bisa difermentasikan bakteri dalam mulut jadi asam. Asam ini yang jika nempel di email gigi menyebabkan gigi berlubang. Karena itu, stevia tak menyebabkan gangguan pada gigi.

Stevia masuk klasifikasi perdu yang tumbuh di ketinggian 500-1000 meter di atas permukaan laut, di dataran rendah stevia cepat berbunga & mudah mati bila sering dipanen. Suhu cocok berkisar 14-270C dan cukup sinar matahari sepanjang hari. Ada beberapa cara memperbanyak stevia, yaitu dengan mengecambahkan biji, stek batang, misah rumpun atau kultur jaringan.

Stevia mempunyai zat gizi penting semisal protein, serat, karbohidrat, dan lemak. Kandungan mineralnya pun bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Tapi, pada stevia juga ada komponen anti zat gizi semisal asam oksalat & tanin yang bisa mengurangi bioavailabilitas kalsium, besi, &  zat gizi mikro lainnya.

Manfaat Stevia Rebaudiana

daun manis stevia rebaudiana

daun manis stevia rebaudiana

1. Menangkal diabetes

Manfaat daun ini bisa Anda pakai sebagai bahan alami pemanis yang tak akan meningkatkan tingkat gula di dalam darah mu, oleh karena itu diabetes bisa ditangkal. Bahkan, para peneliti mendapat temuan bahwa stevia bisa menaikan sensitivitas insulin, mengurangi tingkat glukosa darah setelah makan & menunda perkembangan resistensi insulin.

2. Mencegah efek radikal bebas

Zat alami yang dikandung sama daun ini cukup ampuh dalam mengatasi dampak negatif yang diakibatkan oleh terpaparnya radikal bebas ke badanmu.

3. Melawan kanker

Daun ini mempunyai zat anti kanker yang alami & bisa melindungi sel tubuh dari kerusakan (damage) yang mengganggu.

4. Melawan kegemukan

Daun stevia bia jadi bahan yang ampuh dalam menangkal kegemukan dikarenakan tak mengandung banyak kalori untuk badanmu.

5. Menangkal hipertensi

Daun stevia mempunyai beragam khasiat bagi tekanan darah sehingga tak akan menimbulkan gangguan hipertensi.

6. Mencegah & Mengatasi inflamasi

Manfaat daun stevia sebagai anti inflamasi yaitu mampu mencegah serta menyembuhkan radang di tubuh. Daun ini mengandung anti radang alami, baik agar peradanganmu cepat sembuh.

7. Mengatasi racun

Kegunaan daun stevia bagi kesehatan tubuh bisa diandalkan dalam menangkal beagam jenis racun yang mengendap dalam tubuhmu. Mulai memakai daun ini supaya tubuhmu tak terinfeksi racun.

8. Memelihara jantung

Daun ini akan menjaga kestabilan detak jantung, jadi bisa membuatnya bekerja lebih optimal dalam tubuhmu. Memang, daun stevia belum lumayan poluler di masyarakat Nusantara. Meskipun, di luar negeri, stevia dapat digunakan sebagai pemanis kue ataupun minuman. Bentuknya pun beragam, mulai dari bubuk siap pakai sampai cairan berasa varian buah.

9. Menangkal sariawan

Kandungan alami pada daun stevia bisa membuat kesehatan rongga mulut  terjaga & tak gampang mengalami sariawan.

Tentang Budidaya Stevia Rebaudiana

Masyarakat Nusantara umumnya cuma mengenal tebu & nira kelapa/siwalan/Aren sebagai penghasil gula, meskipun terdapat tanaman lain yang di gunakan sebagai pemanis alami yaitu STEVIA.

Stevia memang lebih populer di daerah asalnya, Amerika Selatan & juga di Asia Timur semisal Cina, Jepang, & Korea Selatan. Di Negara Paraguai, suku Indian Guarani sudah memakai stevia sebagai pemanis mulai ratusan tahun lalu.

Berikut klasifikasi morfologis dari Stevia (Hutapea 1991):

Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Ordo : Asterales
Famili : Composite
Genus : Stevia
Spesies : Stevia Rebaudiana Bertonii M.

Stevia ialah tanaman perdu yang berkembang di tempat ketinggian 500/1000 mdpl. Pada dataran rendah stevia lebih cepat berbunga, mudah mati bila keseringan dipanen. Suhu yang pas sekitar antara 14-27° Celsius. Harus cukup akan pancaran sinar matahari seharian. Beberapa cara untuk menggandakan stevia, yaitu dengan kecambahkan benih stevia, menstek batang stevias, dan memisahkan rumpun atau dengan jalan kultur jaringan.

Bagian tanaman stevia yang pemanis ialah daunnya. Daun stevia langsung dipakai sebagai pemanis. Cara memakainya yakni dengan dikeringkan. Proses pengeringan tak perlu panas tinggi. Dalam Skala rumah tangga, bisa dengan hanya mengeringkannya dengan sinar matahari selama kurang lebihg 12 jam, mengeringkan lebih dari itu bisa menurunkan steviosidanya. Bisa juga dengan mengeringkan stevia memakai microwave selama 2 menit, lalu dijadikan serbuk. Serbuk ini bisa langsung dikonsumsi untuk pemanis. Pemanis stevia ini pun bisa dikonsumsi sebagai cairan, yaitu dengan merendamnya dengan air 24 jam lalu disimpan di dalam kulkas. Perbandingan air dan stevia ialah 1:4.

Yang patut diperhatikan ialah faktor keamanannya. Jangan memakai stevia secara langsung jika daun telah terpapar pestisida or bahan kimia jenis lain yang bisa berbahaya untuk kesehatan.

Pertumbuhan stevia dipengaruhi panjang hari. Stevia termasuk long day plant, sehingga tanaman ini bisa cepat berbunga & berbuah bila memperoleh panjang hari lebih dari 12 jam. Dalam hari pendek – optimum 12 jam, stevia mulai berbunga di usia 60 hari sesudah tanam. Tanaman akan berbunga 40 hari sesudah dikepras. Demikian periode pertumbuhan vegetatif lebih singkat 20 hari dibanding tanaman semaian. Hari panjang menyebabkan pertambahan ruas, bobot kering daun, luas daun, & meningkatkan gula gampang larut, steviosida & protein.

Di Nusantara, stevia ditanam pada 700-1500 mdpl dengan suhu 20°C – 24°C. Hujan pertahun rata-rata 1400 mm dengan 2 sampai 3 bulan kering. Tanaman Stevia tumbuh baik do tanah andosol, podsol, dan latosol. Stevia perlu kelembapan tanah yang cukup tinggi & mempunyai toleransi tinggi atas tanah basah. Dalam daerah tropis, tanaman  stevia ini bisa ditanam terus menerus selama tahun. Oleh karena itu jumlah gula stevia setahun bisa mengungguli gula stevia daerah-daerah subtropis lainya yang cuma ditanam sekali dalam setahun.

Pernggandaan biji stevia bisa dilakukan dengan biji, batang/stek, atau melalui kultur jaringan. Benih stevia berbentuk jarum & memliki warna putih kotor. Menggandakan penggunaan benih jarang digunakan sebab tingkat keberhasilannya masih sangat rendah & pertanaman yang tak seragam. Stevia yang pernah ada di Nusantara berasal dari Korean, Jepang,  & China. Bahan tanaman itu berasal dari benih, oleh karena itu pertumbuhan tanaman stevia di lapangan sangat bervariasi.

Sumber Tulisan:

  1. id.wikipedia.org/wiki/Stevia
  2. http://www.ahlinyadiabetes.com/tag/khasiat-daun-stevia-kering/
  3. http://tanamansehat.blogspot.co.id/2013/06/stevia.html
  4. student.cnnindonesia.com/keluarga/20170529140816-436-218005/manfaat-daun-stevia-bagi-tubuhmu/
  5. http://daryapadmaenoes.blogspot.co.id/2016/09/budidaya-daun-stevia-sebagai-pemanis.html

Manfaat bawang putih tunggal obat diabetes

Manfaat Bawang Putih Tunggal Untuk Diabetes yang perlu Anda Tahu

Manfaat bawang putih tunggal untuk diabetes sudah dikenal sejak 3000 tahun SM oleh para leluhur Cina. Bahkan sudah ditemukan sejak 335 SM sebelum oleh para filsuf Yunani kuno yang bernama Aristoteles sebagai pengobatan. Orang Rusia bahkan mengklaim bawang putih sebagai penisilin. Senyawa bawang putih biasanya dipakai dengan cara dimemarkan. zat aliin yang sebenarnya tidak berbau akan terurai. Senyawa alisin ini sangat mencegah adanya pembekuan darah dalam arteri, meringankan penyakit diabetes dan mengurangi tekanan darah yang tinggi.

Senyawa alil biasanya berkhasiat untuk memerangi penyakit-penyakit degeneratif dan mengaktifkan pertumbuhan sel-sel baru yang lebih sehat. Bahkan untuk mencapai manfaat bawang putih tunggal untuk diabetes yang maksimal maka perlu memilih bawang putih. Bawang putih banyak jenisnya seperti keungu-unguan, semu merah muda, dan putih. Untuk bumbu dapur maka Anda dapat memilih warna putih. Sedangkan untuk obat diabetes maka pilih lah jenis bawang tunggal atau bawang lanang yang tidak memiliki kelompok biji, hanya satu saja. Bawang putih yang berkualitas memang memiliki umbi yang mulus, kulitnya kering, siungnya kecil, dan aromanya lebih kuat. Simpan dalam keadaan kering sehingga tahan berbulan-bulan. Bisa juga disimpan di tempat yang kering dan sejuk, tapi jangan disimpan di dalam kulkas, karena akan tumbuh tunas daun.

Manfaat Bawang putih Tunggal

ZAMS Herbal menjual bawang putih tunggal dengan harga murah dibanding pasaran

Manfaat bawang putih tunggal untuk diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi bawang setiap hari sesudah makan. Bisa juga Anda mengkonsumsi bawang putih dalam waktu pagi, siang dan malam hari. Manfaatkan saja dua atau tiga suing sekali makan. Jika Anda memiliki berat badan di bawah 60 kg, maka sangat dianjurkan untuk menghitung dosisnya. Anda bisa mengkonsumsi dua suing bawang atau setara dengan tujuh gram sekali makan setiap waktu yang sudah ditentukan. Jika ternyata berat badan Anda lebih dari 60 kg, maka bisa ditambahkan dosis berupa tiga siung bawang atau setara dengan sepuluh gram sekali makan.

Bawang putih merupakan salah satu obat diabetes

Manfaat bawang putih tunggal untuk diabetes dapat diperhatikan cara penggunaannya seperti berikut:

  1. Dibuat untuk sambal kecap.

  2. Diseduh dengan air panas sebanyak setengah gelas, kemudian diblender atau dijus.

  3. Bisa juga dengan bawang putih yang sudah dikupas kemudian diparut, dan diseduh dengan air panas termasuk dengan ampas-ampasnya.

  4. Jika Anda ingin membuktikan khasiat bawang putih tunggal bisa dengan mengecek penderita diabetes ke laboratorium, rutin mengkonsumsi ramuan ini selama seminggu. Kemudian cek lagi di laboratorium. Apabila benar sudah terjadi penurunan kadar gula darah, maka Anda dapat menurunkan dosis meminum ramuan bawang tunggal ini. Terus kurangi dosis ramuan sampai kadar gula dalam darahnya benar-benar teruji normal.

ZAMS Herbal: Jual Bawang Lanang

Terima kasih telah membaca artikel tentang khasiat dari bawang putih tunggal untuk mengatasi diabetes ini. Semoga Anda atau kerabat Anda diberikan kesembuhan.

khasiat daun sambiloto

Manfaat Daun Sambiloto (Terbukti secara ilmiah)

Sambiloto merupakan salah satu tanaman yang sering digunakan oleh nenek moyang untuk menurunkan kadar gula darah. Sambiloto memiliki nama Jawa Paitan, nama Latin Andographis Paniculata, dan nama India Kalmegh.

Sambiloto: Digunakan Sejak Nenek Moyang Dulu Untuk Diabetes

Manfaat Sambiloto

Jamu Obat Sambitlot Diabetes

Para nenek moyang itu merakini kandungan zat pahit pada sambiloto dapat menetralisir rasa manis akibat kadar gula darah tinggi. Nenek moyang kita merebus segenggam daun sambiloto kering (setara 1-2 gram) ke dalam tiga gelas air hingga tersisa segelas.Keesokan harinya air rebusan itu dikonsumsi 3x sehari. Dalam beberapa hari, gejala kencing manis seperti mudah haus, sering berurin, dan mata buram pun perlahan mereda.

Untuk mengobati asam urat, herbalis menggunakan sambiloto yang dicampur herbal lain. Iskandar, herbalis di kompleks pertama Ancol, Jakarta Utara dan dr Erna Cipta Fahmi, dokter umum sekaligus herbalis di Ciputat, Taangerang, menggunakan ramuan sambiloto, tempuyug, temulawak, dan lada yang dibuat dalam kapsul. Untuk Pasien yang sudah akut Erna menambahkan daun salam dan akar alang-alang untuk memperbaiki ginjal. Sebuah perusahaan farmasi besar di Jakarta juga meramu sambiloto, temulawak, tempuyung, lada, dan rumput teki sebagai obat asam urat. Jumlah sambiloto paling dominan, 35%.

Mengapa Daun Sambiloto Lebih Baik Tidak Digunakan Sendiri?

Mengapa sambiloto tidak digunakan tunggal? menurut dr Suharti K Suherman SpFK dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sambiloto mengangung lakton dan komelgin yang memberi anti depressan untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan sendi. Daun kaya kalium yang berkhasiat sebagai peluruh urine sehingga membantu sekresi asam urat. Temulawak dengan kurkuminnya bekerja memperbaiki ginjal. Jandungan piperin, piperanin, dan chavaicin pada lada berfungsi merangsang kelenjar pencernaan sehingga mempercepat pembakaran lemak yang menghambat sekresi asam urat.

Dari jabaran fungsi masing-masing herbal dapat kita ambil kesimmpulan, bahwa sambiloto dan herbal lainnya membentuk sinergi positif mengatasi gangguan asam urat di badan.

Senyawa Aktif Sambiloto

Senyawa aktif dari sambiloto merupakan sebagai berikut: Andrographolide, Diterpene Lactone, Andrographide, Neoandrographolide, Deoxy-didehydroandrographolide, deoxy-oxoandrographolide, deoxyandrographolide, dideoxy-andrographolige.

Berikut merupakan salah satu liputan TV Swasta tentang khasiat daun sambiloto:

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=J5fd407rUGg]

Bukti Ilmiah Khasiat Sambiloto

1. Manfaat Sambiloto: Obat Diabetes

Keampuhan Sambiloto menurunkan glukosa darah berkait interaksi senyawa aktif yang terkandung di dalamnya. Daun sambiloto mengandung laktone yang terdiri atas deoksiandrografolida, andrografolida, neoandrografolida, 14-deoksi-11-12-didehidroandrografolida, dan homo andrografolida.

Sambiloto juga kaya flavonoid, alkana keton, aldehida, mineral (kalium, natrium, kalsium), asam kersik, dan damar. Aneka flavonoid seperti pelometoksiflavon, andrografin, panikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7,4-dimetileter juga terdapat pada bagian akar.

Andrografolida senyawa aktif dan paling dominan. Berdasarkan penelitian senyawa itu berkhasiat obat diabetes. Mekanismenya dengan meningkatkan kadar betaendorfin dalam plasma. Betaendorfin merupakan neurotransmitter yang berefek analgesik alias pereda rasa sakit dan antipiretik atau penenang. Khasiatnya mengurangi tekanan psikis para pasien. Kondisi stres mengacaukan metabolisme tubuh sehingga pasien sulit mengendalikan kadar gula darah. Andrografolida juga bermanfaat untuk menurunkan aktivitas pembentukan glukosa dari senayawa-senyawa nonkarbohidrat seperti piruvat dan laktat. Dengan begitu kadar gula darah pasien dapat dikendalikan.

2. Manfaat Sambiloto: Meningkatkan Kekebalan Tubuh dari Bakteri (Hepatoprotektor)

Senyawa aktif andrografolida juga terbukti bermanfaat melindungi hati dari 52% penyakit beracun alias hepatoportektor. Aneka jenis bakteri penyebab penyakit seperti Staphylococcus Auereus, Pseudomonas, Shigela dysentriae,  dan Escheria coli juga mati ketika terpapar ekstrak sambiloto.

Pada pengujian secara in vitro, air rebusan sambiloto merangsang daya fagitosis sel darah putih sehingga meningkatkan kekebalan tubuh. Andrografolida terbukti menurunkan demam yang ditimbulkan oleh pemberian vaksin yang menyebabkan panas pada kelinci. Pasien yang diberikan ekstrak sambiloto mengalami penurunan kadar serum bilirubin, alkali fotstatase, SGOT, dan SPGT hingga masuk ke angka normal. Bilirubin merupakan suatu pigmen empedu hasil pemecahan hemoglobin.

3. Manfaat Sambiloto: Obat Radang

Selain fungsi-fungsi di atas, sambiloto masih memiliki beberapa efek farmakologi, seperti: antiradang, antikanker, antibakteri, dan penurunan tekanan darah. Untuk membuktikan manfaat antiradang dibuatlah satu percobaan secara in vitro menggunakan Bacillus calnette-Guein (BCG)-induced marcophage. Ekstrak metanol sambiloto juga ternyata mampu menghambat produksi nitric oxide (NO) sebagai radikal bebas yang menyebabkan proses peradangan. Uji selanjutnya menemukan bahwa senyawa andrographolide dan neondographolide-lah yang menunjukan mekanisme penghambatan NO.

4. Manfaat Sambiloto: Obat Kanker

Daun sambiloto obat kanker

Sebagai anti kanker, lagi-lagi senyawa yang berperan aktif merupakan andrographolide. Sel HT-29 (kanker usus) diisoloasi delam kondisi in-vitro. Ekstrak mehanol sambiloto difraksinasi menjadi fraksi diklorometan, pertoleum eter, dan fraksi air. Hasil pengujian menunjukan fraksi diklorometan mengandung senyawa aktif yang berperan dalam efek antikanker dan imunostimulan. Juga ada indikasi bahwa human peripheral blood lymphochytes (HPBLs) berkembang lebih banyak.

Selanjutnya fraksi diklorometan diisolasi menghasilkan tiga senyawa aktif: andrographolide, 14-deoxandrographolide, dan 14-deoxy-11, 12-didehydroandrographolide. Dari percobaan secara in vitro terhadap sel kanker didapatkan bahwa andrographolide positif menghambat perkembangan berbagai sel tumor. Senyawa ini bekerja pada fase pembelahan sel G0/G1, dengan cara menghambat siklus sel protein p27 yang sangat dibutuhkan oleh sel tumor.

5. Manfaat Sambiloto: Meningkatkan Anti Bodi

Manfaat Daun Sambiloto

Manfaat Sambiloto telah terbukti secara ilmiah

Andrografolida sebagai agen immunostimulan ditunjukkan oleh peningkatan ilmfosit dan interleukin-2. Secara tak lagsung ia juga mempertinggi produksi tumor nercosis factor-alpha sehingga mingkatkan aktivitas sitoktosis limfosit terhadap sel kanker. Senyawa aktif dalam daun sambiloto bekerja dengan jalan menstimulasi produksi antibodi spesifik, meningkatkan aktivitas proliferasi, dan meningkatkan fagitosis makrofag. Secara tak langsung mekanisme ini berefek antikanker.

Dengan potensi antikanker dan immunomodulator yang dimilki andrographolide, sambiloto sangat berpotensi berkhasiat obat kanker. Ekstrak Ethanol daun sambiloto juga dicobakan terhadap jamur Trichophton mentragrophytes, Tricophyton rubrum, Epidermophytion floccosum, Candida albicans, dan Microsporum canis. Dari sini didapa hasil bahwa sambiloto antibakteri.