Tanpa Kemoterapi, Perempuan Ini Sembuh Dari Kanker Payudara

Diposting pada

Kanker payudara menjadi momok angker bagi wanita. Bukan tanpa alasan, selain pengobatan yg mahal kanker yg satu ini juga dapat mengancam jiwa. Bahkan tidak sedikit perempuan yg harus menjalani pengangkatan payudara biar dapat sembuh.

Kanker payudara menjadi momok angker bagi perempuan Tanpa Kemoterapi, Wanita Ini Sembuh dari Kanker Payudara

Tapi seorang perempuan yg sudah menjadi ibu, mengklaim bahwa beliau telah sembuh dari kanker payudara yg sangat agresifnya. Bahkan ia menolak perawatan kemoterapi yg mahal dan juga menyakitkan.

Ajaibnya lagi, perempuan berjulukan Dee Mani ini sembuh dari kanker payudara hanya dalam waktu lima bulan saja. Setelah ia didiagnosa oleh oleh dokter. Lantas apa yg dilakukannya untuk melawan kanker yg mematikan ini?

Dikutip dari Daily Mail, Dee Mani didiagnosis menderita kanker payudara tingkat tiga, yg dianggap bentuk paling mematikan.

Wanita yg berasal dari Birmingham ini, menemukan benjolan di dadanya pada bulan Maret 2017. Dan ia eksklusif didiagnosis menderita kanker payudara.

Dokter mengatakan kemoterapinya, tapi beliau menolak sehabis kakaknya meninggal dikala proses yg sama. Setelah meneliti pengobatan alternatif secara online, beliau menemukan minyak ganja dan manfaatnya.

Dia lalu menemukan pemasok lokal yg bersertifikat, yg harganya Rp300 ribu yg ia gunakan dalam sebulan. Selain itu, beliau juga mengubah tumpuan makannya dan mulai meditasi.

Dokter lalu memberinya waktu hanya lima bulan, sehabis beliau menentukan minyak ganja.

“Apa yg terjadi pada saudara perempuan saya, menciptakan saya tidak menjalani kemo atau radioterapi. Setelah mencari tahu wacana minyak ganja, saya mulai mengonsumsi satu tetes ke dalam kapsul setiap malam sebelum tidur. Dalam waktu empat bulan, saya sembuh,” ucapnya.

Meskipun sudah terbebas dari kanker, ia terus mengkonsumsi minyak ganja setiap malam. Dia telah menulis wacana perjalanannya dalam sebuah buku berjudul ‘My Way’.

Setiap tahun, 11.400 orang meninggal alasannya kanker payudara di Inggris. Di Amerika Serikat, jumlahnya sekitar empat kali lebih tinggi.


Sumber http://exspresiku.blogspot.co.id