Telur | Semua Hal Ihwal Telur

Diposting pada

Jenis-jenis Telur

Telur sanggup dikelompokkan menjadi 2, yaitu telur unggas dan non unggas.
Telur unggas contohnya telur itik, telur ayam, telur angsa, telur burung puyuh, dan telur burung unta.
Sedangkan telur non unggas contohnya telur ikan salmon, telur penyu, telur ikan kakap, atau telur ikan terbang.

Bagaimana Memilih Telur?
Periksa kondisi fisik telur, pilih yg bersih, utuh/tidak retak dan tidak bau. Jika Anda membeli telur di supermarket, periksa tanggal produksi dan tanggal expirenya. Pilihlah telur yg masih baru.

Ciri-ciri telur yg sudah rusak yaitu sebagai berikut:

    * Rongga udara (pada bab tumpul) di dalam telur membesar
    * Pori-pori kulit telur melebar (ditandai dgn telur yg mengapung bila dimasukkan ke dalam air)
    * Putih telur lebih encer
    * Kuning telur tidak berada di tengah (jika diterawang) atau sudah pecah.

Cara sempurna menyimpan telur
Simpan telur (unggas atau non unggas) dalam lemari pendingin bersuhu 4-5 derajat Celsius. Dengan cara ini, telur sanggup bertahan atau infinit sampai 20 hari.
Tapi ketika telur akan diolah, terutama untuk menciptakan cake, sebaiknya telur didiamkan dulu di suhu ruang. Cara ini bertujuan untuk mencegah perbedaan suhu telur dan materi lain sehingga reaksi kimia untuk pembentukan gas dan perubahan struktur gluten tidak terhambat.

Baca Lanjutan:  Cabang Baru

Sekarang ini di pasaran banyak dijual telur ayam yg mengklaim keunggulan kandungan nutrisinya. Perbedaan komposisi gizi ini sangat dipengaruhi oleh jenis pakan yg diberikan pada ayam.

• Telur Omega 3
Ayam yg diberi pakan dgn formulasi lemak omega 3 tinggi akan menghasilkan telur yg juga kaya omega 3. Sebagai perbandingan, pada label salah satu produk telur omega 3 dituliskan bahwa sebutir telur biasa berukuran 60 g mengandung omega 3 sebanyak 38 mg, sedangkan pada telur omega 3 kandungannya sanggup mencapai 618 mg.

• Telur Rendah Kolesterol
Telur dikatakan rendah kolesterol bila kandungan kolesterolnya minimal lebih rendah 25% dari telur biasa. Telur ini umumnya dihasilkan dari ayam yg pakannya selain diberi jagung atau beras, juga ditambahkan ampas buah merah yg mempunyai kandungan asam lemak tak jenuh (PUFA/Poly Unsaturated Fatty Acid) tinggi sehingga sanggup menekan kadar kolesterol jahat.

• Telur Kaya Vitamin A
Didapat dari ayam yg pakannya banyak mengandung zat karotenoid (pro vitamin A) ibarat jagung dan ampas buah merah. Telur kaya vitamin A ditandai oleh warna kuningnya yg terlihat lebih kuning, bahkan kemerahan.

Baca Lanjutan:  Mengenal Macam-Macam Tepung - Jenis-Jenis- Tepung (2)

• Telur Vegetarian
Telur ini dihasilkan dari ayam yg seluruh pakannya berasal dari sumber nabati. Kalau dalam pakan ayam biasa sering ditambahkan sumber kalsium dari hewani (misalnya tepung tulang ikan atau sapi), untuk ayam petelur vegetarian, biasanya sumber kalsiumnya diganti dgn kalsium dari kerikil gamping yg sudah diolah sampai menjadi mineral yg food grade (aman dikonsumsi).

Artikel: Dr. Ir. Nuri Andarwulan, M.Si
Jurusan Teknologi Pangan dan Gizi
Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, Bogor.

Narti kurang tahu, artikel di atas catatan tahun berapa, Narti terbitkan disini untuk catatan eksklusif juga. Syukur bila bermanfaat buat orang lain juga.


Sumber http://dapurpunyaku.blogspot.co.id/